Berita Viral

Curhat Fitri Anak Baliah Pengemis Viral 'A Kasihan A' Kini Dibully Hingga Tak Mau Sekolah

Anak pengemsi viral 'A Kasihan A' bernama Fitri itu rupanya tak suka sang ibu dijadikan bahan bercandaan

Kolase Tribun
Curhat Fitri Anak Baliah Pengemis Viral 'A Kasihan A' Kini Dibully Hingga Tak Mau Sekolah 

"Udah sering bilangin bibi jangan kayak gitu (mengemis)," akui keluarga Baliah.

Padahal selama ini, perekonomian Baliah dibantu sang suami, Ropik.

Kendati tunarungu, Ropik nyatanya masih kerap bekerja serabutan.

"(Suaminya Baliah) kerja serabutan kalau ada yang nyuruh," ungkap keluarga sang pengemis.

Kini, pasca-Baliah tenar, keluarga bersyukur.

Namun keluarga tak mengizinkan jika Baliah diundang di televisi atau podcast.

Hal itu ditolak keluarga Baliah karena khawatir dengan ketenarannya dalam hal negatif.

"Buat tenar di TV saya enggak ngizinin, buat apa?" kata keluarga Baliah.

Penghasilan Baliah ngemis

Belakangan terkuak berapa penghasilan yang didapat Baliah ketika mengemis.

Baliah mengaku, dalam sehari, penghasilannya mengemis mencapai Rp 100.000. 

Namun, itu merupakan penghasilan kotor karena masih harus dipotong untuk biaya ojek.

Jarak dari rumahnya ke lokasi mengemis sekitar 30 menit. 

Ya, Rp100 ribu tersebut kebanyakan habis di ongkos pulang pergi Baliah.

Bayangkan saja, ongkos dirinya pulang pergi naik ojek adalah Rp60.000-70.000.

Belum lagi untuk jajan hingga membeli voucher koin WiFi untuk anaknya.

Tentu sudah tak banyak lagi sisa uang yang bisa ia dapatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Ojek bolak balik Rp 60.000-Rp 70.000, jajan anak Rp 10.000. Beli (voucer koin) WiFi Rp 4.000 (untuk anaknya), sisanya buat beli beras (makan)," tandasnya.

(Bangkapos.com/Vigestha Repit/Tribun Trends/Ninda Iswara/Tribunnews/Erik)

 

Sumber: bangkapos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved