Minggu, 19 April 2026

Berita Belitung

Jelang Pemilu 2024, Disdukcapil Belitung Jemput Bola Rekam e-KTP DP4 Pemilih Pemula

Dari target tersebut, hingga 16 Januari 2023, ada 4.444 orang atau progres 80,27 persen yang telah melakukan perekaman KTP elektronik atau e-KTP. 

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: khamelia
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Ilustrasi warga sedang melakukan perekaman data untuk e KTP. 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Belitung mencatat daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) untuk mencoblos dalam Pemilu 2024 sebanyak 5.536 orang.

Dari target tersebut, hingga 16 Januari 2023, ada 4.444 orang atau progres 80,27 persen yang telah melakukan perekaman KTP elektronik atau e-KTP

Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Belitung Laila Asfiyani mengatakan  untuk mempercepat proses perekaman e-KTP bagi DP4 saat ini pihaknya gencar melakukan program jemput bola di sekolah-sekolah. Program jemput bola ini pun telah dilakukan mulai Desember 2023 dan terus dilakukan sampai saat ini. 

"Kami datang ke sekolah-sekolah di setiap kecamatan. Saat ini masih terus berlangsung, dilakukan perekaman e-KTP bagi pemilih pemula, yakni pelajar yang akan berusia 17 tahun saat Pemilu 2024 berlangsung di 14 Februari 2024 mendatang," ujarnya, Rabu (17/1/2023). 

Laila mengatakan, perekaman e-KTP dilakukan menyasar para pelajar berusia 17 tahun yang belum memiliki e-KTP maupun pelajar yang berusia 16 tahun namun akan berusia 17 tahun hingga 14 Februari 2024. Dari perekaman yang dilakukan, e-KTP akan diberikan saat pelajar tersebut telah menginjak umur 17 tahun.

Berdasarkan data, jumlah DP4 pemula yang telah progres merekam e-KTP di Kecamatan Tanjungpandan sebanyak 2.479 orang, Membalong 569 orang, Selat Nasik 191 orang, Sijuk 815 orang, dan Badau 390 orang.

Dalam menjalankan program jemput bola ini, menurutnya, memang ditemui kendala, terutama terkait kesadaran para pelajar untuk merekam e-KTP.

Program jemput bola ini pun dilakukan dengan berkoordinasi dengan pihak sekolah agar dapat mengarahkan siswa sebelum proses perekaman e-KTP. Misalnya dengan menyiapkan pakaian jika enggan berfoto mengenakan seragam sekolah. 

Soal ketersediaan blanko e-KTP, Laila memastikan stoknya aman karena sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Selain itu, monitoring dan pemantauan terus dilakukan pemerintah pusat melalui Ditjen Dukcapil untuk mendukung persiapan penyelenggaraan Pemilu. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved