Jumat, 17 April 2026

Doa

Bacaan Doa Alihkan Hujan Ke Tempat Lain, Lafal Latin, Arab dan Artinya

"Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, beberapa anak bukit, perut lembah dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan".

|
Editor: fitriadi
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Ilustrasi foto hujan yang mengguyur Kota Pangkalpinang. Artikel ini menyajikan Bacaan Doa Alihkan Hujan Ke Tempat Lain 

BANGKAPOS.COM - Hujan berjam-jam atau berhari-hari tentu saja membuat kita khawatir.

Khawatir karena hujan yang turun dalam durasi lama bisa memicu banjir dan musibah.

Dampak lainnya kita kesulitan beraktivitas.

Sejatinya hujan adalah rahmat dan berkah yang diturunkan Allah SWT untuk semua makhluk hidup di muka bumi.

Hujan turun ke muka bumi tidak serta merta begitu saja, tetapi melalui proses.

Proses turunnya hujan serta hikmahnya digambarkan Allah SWT di dalam Alquran.

Gambaran tersebut di antaranya tertuang dalam Alquran, Surat Al-A’raf, ayat 57:

وَهُوَ ٱلَّذِى يُرْسِلُ ٱلرِّيَٰحَ بُشْرًۢا بَيْنَ يَدَىْ رَحْمَتِهِۦ ۖ حَتَّىٰٓ إِذَآ أَقَلَّتْ سَحَابًا ثِقَالًا سُقْنَٰهُ لِبَلَدٍ مَّيِّتٍ فَأَنزَلْنَا بِهِ ٱلْمَآءَ فَأَخْرَجْنَا بِهِۦ مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ ۚ كَذَٰلِكَ نُخْرِجُ ٱلْمَوْتَىٰ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Artinya:

“Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa kabar gembira, mendahului kedatangan rahmat-Nya (hujan), sehingga apabila angin itu membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu. Kemudian Kami tumbuhkan dengan hujan itu berbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran.”

Dalam Surat Al-Baqarah ayat 22 juga dijelaskan tentang hujan, sebagai berikut:

ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُمُ ٱلْأَرْضَ فِرَٰشًا وَٱلسَّمَآءَ بِنَآءً وَأَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً فَأَخْرَجَ بِهِۦ مِنَ ٱلثَّمَرَٰتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۖ فَلَا تَجْعَلُوا۟ لِلَّهِ أَندَادًا وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ

“(Dialah) yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia hasilkan dengan (hujan) itu buah-buahan sebagai rezeki untukmu. Karena itu janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui.”

Untuk itu, turunnya hujan mesti kita syukuri.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah, Nabi Muhammad SAW selalu mengucap syukur ketika hujan turun dengan mengucapkan:

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved