Sabtu, 9 Mei 2026

Buaya di Babel Kembali Telan korban Jiwa, Begini Cara Menghindari dan Menghadapi Serangan Buaya

Serangan buaya yang menelan korban jiwa di wilayah provinsi Kepulauan Bangka Belitung menag sudah beberapa kali

Tayang:
Editor: Iwan Satriawan
freepik.com/naypong via kompas.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM--Serangan buaya di Pulau Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali menelan korban jiwa manusia.

Kali ini korbannya seorang bocah perempuan, Claudia Sintia Sella yang berusia 7 tahun.

Claudia tewas diserang buaya saat bermain di pinggir kolong dekat Sungai Air Rabang, Parit 1, Desa Sungaiselan, Kecamatan
Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah, Minggu (28/1) sore sekitar pukul 17.15 WIB.

Sekitar 15 menit kemudian atau sekitar pukul 17.30 WIB, Claudia berhasil ditemukan dalam kondisi kritis dengan sejumlah luka cabikan di tubuhnya.

Bocah malang itu kemudian dilarikan ke Puskesmas Sungaiselan untuk mendapatkan pertolongan.

Namun sekitar pukul 17.50 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis Puskesmas Sungaiselan.

Serangan buaya yang menelan korban jiwa di wilayah provinsi Kepulauan Bangka Belitung menag sudah beberapa kali menelan korban jiwa.

Buaya yang menyerang manusia ini adalah jenis buaya muara atau buaya air asin yang banyak hidup di sungai-sungai yang ada di provinsi kepulauan tersebut.

Mengutip dari Wikihow.com, inilah beberapa cara menghindari serangan buaya dan cara menghadapi serangan reptil ganas itu

 Menghindari Serangan Buaya

Ketahui dan hindari tempat-tempat buaya itu hidup. Cara pasti untuk bertahan hidup dari serangan buaya atau alligator adalah tidak bertemu dengan hewan ini sama sekali.

Buaya tinggal di daerah-daerah tropis Afrika, Asia, Amerika dan Australia, dan tergantung pada jenisnya, buaya dapat hidup di air tawar dan juga di air asin.

Jika Anda tinggal di atau mengunjungi daerah tropis, tanyakan kepada penduduk dan petugas setempat yang berwenang mengenai keberadaan buaya, alligator, atau caiman sebelum mengunjungi lokasi-lokasi perairan di daerah tersebut.

Perhatikan peringatan yang ada di tempat-tempat yang rawan buaya dengan serius.

Jangan pernah berenang di luar area yang ditentukan, apalagi jika lokasi tersebut dikenal rawan buaya. Sebaliknya, jika tempat tersebut berpotensi menjadi tempat berenang dan tidak terdapat tanda larangan, jangan juga langsung berasumsi bahwa tempat itu aman.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved