Berita Pangkalpinang

Pj Wali Kota Pangkalpinang Bahas Isu Terkini dari Reklame Tak Berizin Hingga Tawuran Pelajar

Pj Wali Kota Pangkalpinang Lusje Anneke Tabalujan, hari ini Selasa (30/1/2024) melakukan rapat persiapan pelaksanaan APBD.

|
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Rapat persiapan pelaksanaan APBD Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang tahun 2024 bersama Camat, Lurah, seluruh Kepala Dinas, Direktur RSUD, di ruang OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pj Wali Kota Pangkalpinang Lusje Anneke Tabalujan, hari ini Selasa (30/1/2024) melakukan rapat persiapan pelaksanaan APBD Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang tahun 2024 bersama camat, lurah, seluruh kepala dinas, Direktur RSUD, di ruang OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang.

Dalam rapat tersebut, Lusje mempertanyakan satu-satu program strategis dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Bahkan Lusje juga mengajak membahas beberapa isu strategis, yang sedang naik seperti isu reklame tak berizin, isu honorer, pelajar tawuran hingga beberapa poin penting yang perlu dilakukan.

Diakui Direktur Fasilitas Penataan dan Administrasi Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri itu, rapat rytin sepeti ini penting sekali dilakukan untuk melakukan evaluasi dan pembahasan-pembahasan isu strategis.

"Untuk setiap kegiatan-kegiatan OPD ataupun setiap Kecamatan, itu kita harus sesuai koridor hukum yang ada. Kalau tidak sesuai dengan aturan tolong jangan lakukan," tegas Lusje dalam rapat tersebut.

Dalam rapat tersebut, Lusje tampak menanyakan satu-satu program strategis masing-masing Kecamatan hingga OPD.

Ia juga memberikan solusi dan masukan, baiknya apa yang harus dilakukan oleh sejumlah OPD.

"Bakeuda untuk kekurangan kemarin Rp14 miliar apakah masih bisa ditarik, sehingga beberapa kegiatan di OPD yang kemarin kita beri bintang itu dapat diturunkan dulu bintangnya," ujar Lusje.

Dengan rapat seperti ini, Lusje berharap bisa mengetahui permasalahan yang ada di masing-masing OPD, sehingga tindakan dapat dilakukan maksimal.

"Misalnya sampah, permasalahan sampah ini terus kita gaungkan tidak ada henti. Jadi teman-teman semua kalau lihat ada lokasi yang kotor segera laporkan DLH, ini lingkungan hidup harus 24 jam siap," jelasnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved