Selasa, 28 April 2026

MotoGP 2024

Marc Marquez Konsultasi ke Pecco Bagnaia Soal Performa Ducati

Ya, saya harus memahami bagaimana caranya melakukan serangan waktu. Karena dengan Honda jika sudah masuk ke tikungan langsung berakselerasi. Tapi ...

Tangkapan layar/motoblast.org
Marc Marquez 

BANGKAPOS.COM -- Pembalap MotoGP asal Spanyol, Marc Marquez mengambil kesempatan untuk berkonsultasi dengan juara dunia MotoGP 2023, Francesco 'Pecco' Bagnaia.

Sebagai anak baru di tim Ducati, Marquez yang melakukan konsultasi kepada Pecco terlihat santai. Obrolan tersebut dilakukan setelah melakoni tes di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Obrolan Pecco dan Marquez terkuak yang berbincang terkait masalah si Baby Alien dengan motor Ducati.

Pecco selaku rider yang sudah cukup lama mengenal motor Ducati dan juara dunia bersama Desmosedici bak memberikan arahan.

Hal ini menarik lantaran Marquez selaku senior di kelas MotoGP justru belajar dengan pembalap muda.

Bagnaia, yang telah memiliki pengalaman yang cukup luas dengan motor Ducati dan bahkan telah menjadi juara dunia bersama Desmosedici, memberikan arahan kepada Marquez.

Meskipun Marquez memiliki pengalaman yang lebih senior di kelas MotoGP, dia tetap terbuka untuk belajar dari pembalap muda seperti Bagnaia.

Alami Nasib Sial Pertamanya dengan Ducati di MotoGP 2024, Marc Marquez tegaskan Itu Bukan Kecelakaan
Alami Nasib Sial Pertamanya dengan Ducati di MotoGP 2024, Marc Marquez tegaskan Itu Bukan Kecelakaan (Instagram @marcMarquez93)

Marquez secara terang-terangan menyatakan keinginannya untuk memperdalam pemahaman tentang Desmosedici dengan belajar dari pembalap Ducati lainnya.

Baca juga: Aprilia Incar Pebalap Enea Bastianini

Dan pertemuan dengan Bagnaia menunjukkan langkah positif dalam hal itu.

Pertukaran pandangan antara keduanya menyoroti pentingnya keterbukaan dalam dunia balap, di mana pembalap senior tidak ragu untuk mencari nasihat dari rekan-rekan yang lebih muda.

Bagnaia, dengan sikap ramahnya, membuka obrolan dengan menanyakan pendapat Marquez tentang performa motor.

"Bagaimana motornya? Sulit, huh?" tanya Pecco.

"Ya, tapi ini (motor) berbeda," jawab Marquez.

"Saya berada di belakangmu dan melihat cara mengendarainya seperti Honda," ujar Pecco.

"Benar, saya harus mengerti (cara mengendarai motor Ducati)," ujar Marquez.

Kakak Alex Marquez yang belum sekuat itu dalam melakukan serangan waktu juga bilang kepada Pecco soal masalahnya.

Marquez juga membandingkan dengan motor Honda yang mudah sekali berakselerasi jika sedang melakukan time attack.

Tapi lagi-lagi kekasih Gemma Pinto itu menerangkan bahwa motor yang ia tunggangi berbeda jauh dari Honda.

"Ya, saya harus memahami bagaimana caranya melakukan serangan waktu. Karena dengan Honda jika sudah masuk ke tikungan langsung berakselerasi. Tapi motor ini berbeda," terang Marquez.

"Ya, karena motor ini tidak mudah berbelok," jawab Bagnaia.

"Makanya, cara melakukan serangan waktu harus saya pahami. Karena kecepatan saat balapan lebih mudah," kata Marquez."

"Ya karena pada akhirnya motor ini tidak mudah bergerak dan stabil," ujar Bagnaia.

"Benar, stabil dan terus melaju," tambah Marquez.

"Mungkin agak berat, tapi tetap stabil," jelas Pecco.

"Tidak terasa berat," sanggah Marquez.

MotoGP 2024 - Marc Marquez Konsultasi Motor Ducati ke Pecco Bagnaia - Ekspresi Marc Marquez di paddock Gresini Ducati saat tes MotoGP 2024 Sepang hari pertama, Selasa (6/2/2024).
MotoGP 2024 - Marc Marquez Konsultasi Motor Ducati ke Pecco Bagnaia - Ekspresi Marc Marquez di paddock Gresini Ducati saat tes MotoGP 2024 Sepang hari pertama, Selasa (6/2/2024). (MotoGP)

Saat tes MotoGP 2024 Sepang Marquez telah menjelaskan bahwa dia masih kesulitan untuk menjinakkan motor Ducati.

Dia masih perlu banyak waktu untuk mengetahui potensi Desmosedici baik ketika melakukan time attack atau balapan.

Oleh karena itu saat tes di Negeri Jiran dia belum segacor rider Ducati lainnya pada hari pertama.

Namun ketika dia sudah mulai mengenal, hari ketiga melesat dan bisa tembus 10 besar.

"Dalam serangan waktu, Anda tidak berpikir. Anda pergi berdasarkan naluri. Jika saya berkendara berdasarkan insting, saya mengendarainya seperti Honda. Itu bukan cara terbaik mengendarai sepeda ini," papar tandem Alex Marquez dilansir crash.

"Saya menggunakan setting standar dari pebalap Ducati lainnya. Saya tidak ingin kehilangan arah. Saya tidak ingin pergi ke pengaturan lain," katanya.

"Karena set-up ini yang saya pakai sejak kemarin. Hari ini itu bekerja lebih baik. Ini berarti saya lebih memahami motornya. Kami sedang mencoba beberapa hal. Teknisi saya mencoba memahami gaya berkendara saya," pungkasnya.

Aksi Marquez bersama motor Ducati akan kembali disaksikan di ajang tes MotoGP 2024 di Qatar pada 19-20 Februari mendatang.

Kemudian di lanjut balapan seri perdana di MotoGP Qatar 2024 di Sirkuit Lusail.

(*/Tribunnews.com/ Tribungayo.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved