Minggu, 26 April 2026

Berita Viral

Anak Vincent di-DO SMA Binus School Serpong, Vincent Rompies Dipanggil Polisi :Semoga Tidak Ada Lagi

FL, anak musisi sekaligus presenter Vincent Ryan Rompies di-DO atau (drop out) dari SMA Binus School Serpong.

Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: fitriadi
Kolase Tribun Trends
FL, anak musisi sekaligus presenter Vincent Ryan Rompies di-DO atau (drop out) dari SMA Binus School Serpong. Sementara di sisi lain, Vincent Rompies juga memenuhi panggilan polisi. 

BANGKAPOS.COM - FL, anak musisi sekaligus presenter Vincent Ryan Rompies di-DO atau (drop out) dari SMA Binus School Serpong.

Sementara di sisi lain, Vincent Rompies juga memenuhi panggilan polisi.

Itulah kabar terbaru terkait kasus bully di SMA Binus School Serpong yang heboh karena juga melibatkan FL, anak Vincent Rompies.

Setelah kasus bully tersebut heboh, kini siswa SMA Binus School Sep

Binus School Serpong mengeluarkan seluruh siswa yang terlibat dalam kasus perundungan atau pembullyan yang viral di media sosial.

Hubungan Masyarakat Binus School Education Haris Suhendra mengatakan, pihaknya bekomitmen untuk mendukung transparansi dalam insiden tersebut.

"Kami mengecam segala bentuk kekerasan baik di dalam maupun luar sekolah, yang bertentangan dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi di lingkungan sekolah," kata dia dalam keterangan resmi yang diterima Tribunnews.com, Rabu (21/2/2024).

Pihaknya mengungkapkan bahwa insiden kekerasan yang dialami oleh siswa Binus School Serpong yang dilakukan oleh sejumlah siswa lainnya, terjadi di luar lingkungan sekolah dan di luar jam sekolah.

"Setelah mengetahui insiden tersebut, pihak sekolah melakukan investigasi secara intensif. Seluruh siswa yang terbukti melakukan tindakan kekerasan sudah tidak menjadi bagian dari komunitas Binus School," tegas Haris.

Sementara, sejumlah siswa lain yang turut menyaksikan kejadian tersebut tanpa melakukan tindakan pencegahan maupun pertolongan juga telah mendapatkan sanksi disiplin keras.

"Mengingat insiden ini telah berada di ranah hukum, kami berkomitmen untuk kooperatif membantu segala proses investigasi dari pihak berwajib," jelas dia.

Pihaknya, menekankan tidak ada alasan yang membenarkan segala bentuk kekerasan.

Fokus utama sekolah saat ini adalah untuk memberikan dukungan dan pendampingan yang dibutuhkan oleh korban dan keluarga.

"Kami selaku pihak sekolah memprioritaskan perhatian dan upaya kami untuk mendukung pemulihan korban secara fisik, psikis maupun emosional, serta seluruh murid sekolah yang ikut terdampak," kata Haris.

Vincent : Semoga Tidak Ada Lagi

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved