Rabu, 15 April 2026

Berita Pangkalpinang

16 Pemuda Pangkalpinang yang Hendak Tawuran Gunakan Parang hingga Samurai

Pihak kepolisian mengamankan berbagai senjata tajam yang diduga hendak digunakan untuk melakukan aksi tawuran

|
Istimewa
Polresta Pangkalpinang amankan pemuda hendak melakukan tawuran 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Polresta Pangkalpinang akan melakukan upaya pembinaan kepada 16 pemuda yang hendak melakukan tawuran.

Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang, AKP Riza Rahman mengatakan 16 pemuda tersebut telah diamankan pada Minggu (25/2/2024) sekitar pukul 01.00 wib lalu. 

"Terkait diamankannya para remaja ini tentunya, akan kita lakukan pembinaan. Lalu juga akan kita buatkan surat pernyataan, agar tidak kembali mengulanginya lagi," ujar AKP Riza Rahman, Senin (26/2/2024).

Selain melakukan pembinaan, pihak Polresta Pangkalpinang juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dikarenakan mayoritas pemuda yang diamankan berstatus sebagai pelajar.

"Kita akan berkoordinasi dengan pihak sekolah, Dinas Pendidikan dan UPT PPA Kota Pangkalpinang terkait aksi kenakalan remaja ini," tuturnya. 

Dari tangan para pemuda itu, pihak kepolisian juga mengamankan berbagai senjata tajam yang diduga hendak digunakan untuk melakukan aksi tawuran.

"Dari para remaja ini anggota mengamankan empat buah parang, empat buah samurai dan satu plat modifikasi berbentuk gergaji," tuturnya.

20240226 tawuran
Polresta Pangkalpinang amankan pemuda hendak melakukan tawuran

Diberitakan sebelumnya, kejadian bermula dari laporan masyarakat terkait adanya pemuda yang beriringan membawa senjata tajam. 

Dari hasil laporan tersebut tim Buser Naga Satreskrim Polresta Pangkalpinang, melakukan patroli dan berhasil mengamankan para pemuda tersebut pada Minggu (26/2/2024) pukul 01.00 wib.

Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang, AKP Riza Rahman saat dikonfirmasi membenarkan terkait adanya mengamankan pemuda yang hendak melakukan aksi tawuran.

"Iya jadi menerima laporan masyarakat lalu kita bergerak, dan beberapa remaja yang akan melakukan tawuran dan melakukan konvoi menggunakan sepeda motor dengan menggunakan senjata tajam," ujar AKP Riza Rahman, Senin (26/2/2024). 

Terungkap pula dari 16 pemuda yang diamankan, terbagi menjadi tiga kelompok yang berbeda-beda. 

Kelompok pertama yakni kelompok Selindung yang berjumlah delapan orang, dengan mayoritas pemuda masih berumur 14 tahun. 

Ada pula kelompok Tuatunu yang berjumlah empat orang, dengan mayoritas masih duduk di bangku SMA. 

Terakhir kelompok ketiga berasal dari kelompok Kace berjumlah empat orang, tiga di antaranya bukan lagi berstatus sebagai pelajar. 

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved