Berita Pangkalpinang
Ternyata Ini Alasan Mengapa O2SN SD/SMP Tingkat Provinsi Bangka Belitung Ditiadakan
Ternyata Ini Alasan Mengapa O2SN SD/SMP Tingkat Provinsi Bangka Belitung Ditiadakan
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2024 tingkat SD/MI dan tingkat SMP/MTS tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2024 menjadi sorotan banyak pihak.
Hal ini dikarenakan, berdasarkan surat dari Dinas Pendidikan Bangka Belitung (Babel) Nomor 420/73/DINDIK menyampaikan ajang Talenta O2SN 2024 tingkat SD/MI dan tingkat SMP/MTS tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2024 tidak bisa dilaksanakan.
Dalam surat tersebut, alasan O2SN SD/SMP tingkat provinsi tidak bisa dilaksanakan dikarenakan tidak adanya anggaran.
Hal ini menjadi kekecewaan bagi para siswa-siswi yang sebelumnya sudah jauh-jauh waktu mempersiapkan diri untuk mengikut ajang talenta tersebut.
Selain itu persoalan ini juga telah menjadi perbincangan oleh masyarakat terutama di kalangan peminat olahraga.
Merespon persoalan yang terjadi, Sekretaris Dinas Pendidikan Babel, Azami Anwar membenarkan alasan tidak dilaksanakannya O2SN SD/SM tingkat provinsi dikarenakan tidak adanya anggaran.
Namun begitu dirinya juga mencoba meluruskan bagaimana kondisi yang sebenarnya terjadi agar tidak terjadi kesalahpahaman penafsiran pada isi surat.
Azami menjelaskan, persoalan ini terjadi utamanya dikarenakan tidak adanya pos anggaran yang memang khusus dicantumkan untuk penyelenggaraan O2SN SD/SMP tingkat provinsi.
"Jadi memang O2SN SD/SMP tingkat provinsi tidak bisa dilaksanakan karena tidak adanya anggaran. Namun masalah sebenarnya itu bukan di dananya, tetapi di pos anggarannya.
Jadi Kemendagri yang selaku mengatur pos anggaran, sebelumnya memang tidak mencantolkan anggaran untuk program O2SN SD/SMP di tingkat provinsi," kata Azami kepada bangkapos.com, Selasa (27/2/2024).
Azami menerangkan, berbeda dengan SMA, jenjang SD dan SMP memang sedari awal tidak memiliki pos anggaran atau wadah untuk menyimpan anggaran penyelenggaraan O2SN SD/SMP di tingkat provinsi.
"Misal kita contohkan, untuk yang SMA programnya pembinaan pendidikan SMA, Sub Kegiatan SMA, sesudah itu ada Sub Kegiatan lagi yakni Pembinaan Minat Bakat Siswa SMA, nah O2SN SMA masuknya di pos anggaran ini.
Sedangkan untuk SD/SMP memang tidak ada. Artinya rumah/wadah untuk anggaran penyelenggaraan O2SN SD/SMP tingkat provinsi ini memang tidak ada," jelasnya.
Oleh karenanya, kata Azami, apabila kondisi ini dipaksakan, tentu akan mengakibatkan permasalahan baru untuk kedepannya.
"Kalau kondisi ini ingin kita laksanakan, kita tidak tau mengambil anggarannya dari mana, mengingat sedari awal anggaran untuk O2SN SD/SMP tingkat provinsi ini memang tidak ada. Jadi ketika kondisi ini kita paksakan, misal kita pakai anggaran dari pos anggaran program lain, tentu ini akan jadi masalah baru lagi," ungkapnya.
| Bangka Tuan Rumah Kursus Kepemimpinan Lanjut Pemuda Katolik 2026, 107 Peserta dari 20 Provinsi Hadir |
|
|---|
| Hasil Survei Bank Indonesia, Indeks Keyakinan Konsumen di Bangka Belitung April 2026 Meningkat |
|
|---|
| Usai Rombak Eselon II, Wali Kota Pangkalpinang Siapkan Perombakan untuk Eselon III dan IV |
|
|---|
| Lomba Lari Bhayangkara Babel Run 2026, Promosikan Daerah Lewat Sport Tourism |
|
|---|
| Ultimatum Wali Kota Pangkalpinang Ingatkan Istri Pejabat Hati-hati Bermedsos: Ibu-ibu Juga Dimonitor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240228-o2sn.jpg)