Arti Al Wadud dan Keutamaan Membaca Dzikir Asmaul Husna, Amalkan
Secara harfiah, Al Wadud diterjemahkan sebagai "Yang Maha Pengasih, Allah Yang Maha Mencintai atau "Maha Penuh Kasih."
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Evan Saputra
Jika Allah mencintai hamba-Nya, tentu Dia akan memberikan kepada orang tersebut pemahaman, kesadaran, iman dan rasa cinta kepada-Nya.
Hamba Al Wadud di kalangan manusia adalah orang yang mencintai orang lain seperti cintanya kepada dirinya sendiri.
Ali Radiallahu Anhu berkata ” Jika engkau ingin dicintai Tuhanmu, dekatilah orang yang menolakmu, bersikaplah pemurah kepada orang yang kikir terhadap dirimu, maafkala orang orang yang menyakitimu “
Nabi Muhammad SAW bersabda:
”Tidaklah seorang mukmin memandang wajah sesama mukmin dengan perasaan cinta, kecuali hal itu lebih baik dibandingkan dengan shalat di masjidku sepanjang tahun.“
“Orang yang beriman yang saling mencintai laksana tubuh, jika salah satu bagiannya sakit, maka seluruh tubuh pun akan merasa sakit.”
Jika Allah mencintai seorang hamba, Allah akan memanggil malaikat Jibril dan berkata “Aku mencintai hamba KU ini, cintailah dia”.
Kemudian Jibril akan berseru kepada langit dan kepada seluruh alam semesta menyeru seisi alam untuk mencintai hamba Allah tersebut.
Firman Allah dalam sebuah Ayat Qudsi ” Tidaklah seorang hamba Ku mendekati Ku dengan sesuatu yang lebih aku cintai dari pada apa yang KU wajibkan atasnya,"
"dan tidaklah seorang hamba KU terus mendekati KU dengan pekerjaan pekerjaan yang disunatkan kecuali aku mencintainya."
"Jika Aku mencintainya, Aku akan menjadi telinganya, matanya dan tangan serta kakinya."
Keutamaan Membaca Dzikir Asmaul Husna
Ustaz Adi Hidayat lewat kanal YouTuber pernah menjelaskan terkait keutamaan dzikir dengan nama-nama Allah ini atau Asmaul Husna.
Beliau mengatakan, setiap ada persoalan dalam hidup sebut nama Allah sesuai dengan Asmaul Husna.
"Kata Allah jika Anda punya persoalan sebut nama Allah atau Ar Rahman," ujar Ustaz Adi Hidayat.
| Drone Thermal dan Alat Anti Buaya Diterjunkan, Pencarian Korban di Sungai Nyireh Berlanjut |
|
|---|
| Penggerebekan Dini Hari, Polisi Ringkus Dua Pengedar Sabu di Bangka |
|
|---|
| Pencarian Doli Berlanjut, Tim SAR Gunakan Peralatan Anti Serangan Buaya di Sungai Nyireh |
|
|---|
| Dosen Uniper Soroti Internet Lemot di Desa Simpang Yul, Sebut Ketimpangan Digital Masih Nyata |
|
|---|
| Tiga Santri Lapor ke Polda Babel, 13 Pelaku Penganiayaan di Pesantren Terungkap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240328-Arti-Al-Wadud.jpg)