Minggu, 12 April 2026

Berita Viral

Duduki Jabatan Mentereng di Pertamina, Arie Febriant yang Ludahi Pengendara Lain Dibebastugaskan

Arie menjabat sebagai Assistent Manager Crude Oil Domestic Suplly di unit kerja Sub Holding Reinery an Petrochemical PT Pertamina...

|
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: fitriadi
Kolase/Bangkapos.com
Duduki Jabatan Mentereng di Pertamina, Arie Febriant yang Ludahi Pengendara Lain Dibebastugaskan 

BANGKAPOS.COM -- Buntut panjang dari viralnya video pria arogan di Jaksel, Arie Febriant yang parkir sembarangan dan meludahi pengendara lain.

Kini pegawai Pertamina itu telah dibebastugaskan dari pekerjaannya.

Diketahui, Arie Febriant menduduki jabatan mentereng di BUMN yang bergerak di bidang minyak dan gas tersebut.

Arie menjabat sebagai Assistent Manager Crude Oil Domestic Suplly di unit kerja Sub Holding Reinery an Petrochemical PT Pertamina.

Sebelumnya, sosok Arie Febriant viral disebut sebagai pria arogan lantaran dirinya meludahi pengendara lain di kawasan Pesanggarahan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (6/4/2024) lalu.

Peristiwa terjadi setelah Arie Febriant ditegur karena mobilnya diparkirkan di tengah jalan untuk membeli takjil jelang berbuka puasa.

Meski telah meminta maaf dan menyesali perbuatannya, namun PT Kilang Pertamina Internasional tempat Arie bekerja tetap menindaklanjuti perbuatan pria arogan tersebut.

Baca juga: Pantas Arogan, Arie Febriant Ternyata Punya Harta Kekayaan hingga Rp2 Miliar, Berikut Rinciannya

Arie Febriant kini dibebastugaskan dari pekerjaannya.

Hal itu, kata Corporate Secretary PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Hermansyah Y Nasroen, dilakukan demi mempermudah pemeriksaan.

Sehingga, pelaku bisa diberikan sanksi yang tepat.

Diketahui, Arie menjabat sebagai Assistent Manager Crude Oil Domestic Suplly di unit kerja Sub Holding Reinery an Petrochemical PT Pertamina.

"Kami menyesali kejadian yang telah membuat ketidaknyamanan banyak pihak."

"Saat ini yang bersangkutan telah dibebastugaskan dari jabatannya untuk mempercepat proses penjatuhan sanksi atas perilaku yang tidak memperhatikan sopan santun dan etika berperilaku di masyarakat," kata Hermansyah, dalam keterangannya, Minggu (7/4/2024), dikutip dari Wartakotalive.com.

"Skorsing yang diberikan bertujuan untuk mempermudah pelaksanaan pemeriksaan sehingga yang bersangkutan dapat dikenakan sanksi yang tepat sesuai dengan ketentuan dan peraturan perusahaan," tambahnya.

Hermansyah menegaskan, Pertamina tidak akan menoleransi perbuatan yang dilakukan Arie Febriant tersebut.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved