Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Viral

Pria Arogan yang Meludah dan Parkir Sembarangan di Jaksel Disebut Alumni UI, Begini Reaksi Kampus

Menurut pihak kampus, apa yang dilakukan oleh Arie Febriant tersebut bukanlah bagian dari tanggung jawaban mereka...

Tayang:
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: fitriadi
tribun
Pria Arogan yang Meludah & Parkir Sembarangan di Jaksel Disebut Alumni UI, Begini Reaksi Kampus 

BANGKAPOS.COM -- Sosok Arie Febriant, pengendara arogan yang meludah dan parkir sembarangan di Jaksel disebut adalah alumni Universitas Indonesia (UI).

Di akun LinkedIn-nya yang beredar di media sosial, tertulis Arie merupakan lulusan Universitas Indonesia (UI) tahun 2008.

Ia diduga bekerja di PT Kilang Pertamina Internasional bagian pemasok minyak mentah dalam negeri.

Saat Tribunnews.com mengetikkan nama Arie Febriant di kolom pencarian Google, muncul akun LinkedIn yang bertuliskan nama dan jabatannya.

Meski demikian, saat hasil pencarian itu di-klik, akun Arie diketahui telah dihapus.

Usai alumninya tersebut viral lantaran tak terima ditegur parkir sembarangan hingga meludahi pemobil lain, pihak kampus pun bereaksi.

Menurut pihak kampus, apa yang dilakukan oleh Arie Febriant tersebut bukanlah bagian dari tanggung jawaban mereka.

Sebab pihaknya belum dapat memastikan apakah Arie benar merupakan alumni UI atau bukan.

Hal tersebut diungkap oleh Kepala Humas UI, Amelita Lusia kepada Tribunnews.com, Minggu (7/4/2024).

"Saya tidak bisa memastikan karena sekarang hari libur," tuturnya.

Meski begitu, Amelita menegaskan segala bentuk perbuatan yang dilakukan oleh civitas akademika UI adalah tanggung jawab yang bersangkutan.

"Jika ada perbuatan yang dilakukan oleh alumni UI atau warga UI, sudah menjadi tanggung jawab pribadi yang bersangkutan," katanya.

Amelita berharap seluruh civitas akademika UI selalu menjaga nama baik almamaternya.

Hal tersebut dalam rangka menjaga marwah UI di tengah masyarakat.

"Setiap perguruan tinggi tentu mengharapkan hal serupa agar para lulusan menjaga marwah dan martabat almamaternya ketika berada di tengah masyarakat," ujarnya.

"Di luar sana, masih banyak sekali alumni UI yang berprestasi dan berkontribusi yang layak dibanggakan," sambung Amelita.

Dia juga mengungkapkan tindakan seperti yang dilakukan Arie tidak pantas untuk ditiru.

Hal tersebut lantaran di setiap kampus, tentu diajarkan terkait etika dan sopan santun.

"Siapapun dia, tanpa harus mengaitkan dengan almamater, kelompok, sekolah, dan latar belakang lainnya, yang bersikap kruang pantas di masyarakat tentu kita sepakat bahwa itu bukan suatu tindakan terpuji."

"Karena di kampus mereka diajarkan soal etika atau adab dan sopan santun," jelas Amelita.

Sosok Sopir Arogan di Jaksel yang Parkir Sembarangan dan Ludahi Pemobil Lain, Diduga Pegawai BUMN

Seorang sopir arogan nekat parkir sembarangan hingga mengganggu lalu lintas jalan.

Tak terima ditegur, sopir arogan itu lantas meludahi pemobil lain.

Diduga sopir arogan yang parkir sembarangan dan meludahi pemobil lain itu adalah seorang pegawai BUMN, Pertamina.

Sebelumnya, pengemudi mobil viral di media sosial usai perbuatannya terlihat arogan. 

Pria itu memberhentikan mobilnya di tengah jalan sempit hingga membuat kemacetan. 

Saat ditegur oleh pengemudi mobil di belakangnya, pria itu tak terima dan malah berkata-kata kasar hingga meludah. 

Video peristiwa itu diunggah oleh sejumlah akun di Instagram dan viral.

Perekam video tersebut, Mila Hardiyanti mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan Masjid Darul Falah, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Jumat (5/4/2024) jelang waktu berbuka puasa. 

Menurut Mila, pengemudi mobil Honda HRV dengan nomor polisi B 1310 SMD tersebut berhenti sebanyak dua kali di depan mereka. 

Saat itu, Mila bersama temannya sedang dalam perjalanan menggunakan mobil melintasi jalan tersebut.

Mobil teman Mila berada di belakang mobil sopir arogan itu. 

Tiba-tiba, pengemudi mobil Honda HRV di depannya berhenti untuk membeli takjil. 

"Tapi dia enggak turun dari mobil, dengan posisi di tengah jalan," ujarnya kepada TribunJakarta.com pada Sabtu (6/4/2024). 

Teman Mila yang saat itu mengemudikan mobil terpaksa berhenti mendadak dan mengklaksonnya. 

Selang beberapa detik, mobil itu kemudian kembali melaju. 

Namun, mobil berwarna hitam itu ternyata kembali berhenti mendadak di tengah jalan. 

Pengemudi mobil itu bahkan keluar dari mobil. Padahal, suasana jalan saat itu dalam kondisi macet lantaran jalan kedua arah yang terbilang sempit. 

Mila mengira pria itu hendak meminta maaf kepada mereka.

Nyatanya, pria itu malah berjalan ke arah gerobak penjual gorengan. 

Saat menuju ke gerobak gorengan, pria itu dengan arogan melotot ke arah mobil teman Mila. Mereka pun terlibat cekcok.

"Terus teman saya buka kaca lalu nanya ke bapak itu 'Bapak kenapa ngelihatin saya kayak gitu?' Terus bapak itu bilang 'Ya kenapa kalau mau lewat, lewat aja lah'."

"Teman saya balas lagi "Gimana mau lewat itu mobil nutupin jalan,"' ujar Mila menirukan perdebatan temannya dengan pria itu.

Tak terima ditegur, pria arogan tersebut tiba-tiba mengeluarkan kata-kata kasar. 

Mila pun sempat merekam menggunakan ponsel sebagai barang bukti. 

Ketika baru merekam, pengemudi arogan itu meludah ke arahnya. 

Begitu melihat jalur yang berlawanan kosong, teman Mila pun akhirnya menyalip mobil yang berhenti seenaknya di tengah jalan itu. 

"Nunggu arah berlawanannya kosong, kemudian kita berani nyalip."

"Tapi ya karena mobil itu parkir di tengah, jalanan jadi macet karena di belakang saya itu ada pertigaan kecil jadi lalu lintas agak terkunci gitu," pungkasnya. 

Usai Viral, Arie Febriant Minta Maaf

sosok AF alias Arie Febriant muncul ke publik, dirinya mengaku salah dan meminta maaf. 

Pada postingan yang diunggah oleh akun @kabarbintaro pada Minggu (7/4/2024), pengemudi arogan yang diketahui bernama Arie itu meminta maaf lantaran tingkah lakunya yang berujung viral di media sosial.

Arie pun meminta maaf kepada perekam yang diludahinya tersebut di mana bernama Mila beserta rekannya.

"Dengan ini saya meminta permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada saudari Mila dan rekan beserta semua masyarakat yang terganggu dengan tindakan saya yang tidak baik dan tidak semestinya," kata Arie.

Dia pun mengaku menyesal atas tindakan yang dilakukannya tersebut yaitu telah memarkir mobilnya di tengah jalan dan menyebabkan macet serta meludah sembarangan.

"Saya juga menyampaikan penyesalan yang sedalam-dalamnya atas perbuatan dan tindakn saya yang tidak semestinya di mana pada tanggal 5 April 2024, saya memarkir kendaraan tidak pada tempatnya yang menyebabkan macet dan juga saya melakukan perbuatan yang tidak sopan yaitu meludah pada kendaraan saudari Mila dan rekan," katanya.

Arie pun berharap dapat meminta maaf langsung kepada Mila setelah kendaraannya diludahi oleh dirinya.

(Bangkapos.com/TribunSumsel.com/TribunJakarta.com/TribunnewsWiki.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved