Jumat, 1 Mei 2026

KISAH Jumadi Mudik Jalan Kaki 4 Hari 4 Malam karena Gajinya Tak Bayar Bos

Inilah kisah Jumadi, pria yang mudik jalan kaki 4 hari 4 malam dari Jambi ke Lubuklinggau karena gaji tak dibayar bosnya.

Tayang:
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: M Zulkodri
Tribunnews
KISAH Jumadi Mudik Jalan Kaki 4 Hari 4 Malam karena Gajinya Tak Bayar Bos 

BANGKAPOS.COM -  Inilah kisah Jumadi, pria yang mudik jalan kaki 4 hari 4 malam dari Jambi ke Lubuklinggau karena gaji tak dibayar bosnya.

Ya, Jumadi merupakan warga Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel).

Dia bekerja di Jambi sebagai buruh bangunan.

Jumadi telah banting tulang mencari uang selama beberapa bulan di sana.

Namun, kian dekat lebaran, gajinya yang menumpuk hingga Rp8 juta itu tak kunjung dibayarkan oleh bosnya.

Sementara di sisi lain, ia telah ditunggu keluarganya untuk mudik ke kampung halaman di Lubuklinggau.

Jumadi pun mengambil keputusan untuk mudik berjalan kaki dari Jambi ke Lubuklinggau.

Dalam perjalanan, Jumadi kelelahan dan lapar, ia pun beristirahat di Pos Operasi Ketupat Musi 2024 di Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel dan menceritakan nasib pilu yang dialaminya ke polisi.

Dari penuturan Jumadi ke polisi, dia sudah empat hari empat malam berjalan kaki dari Jambi demi bisa pulang ke kampung halamannya di Lubuklinggau.

"Dia katanya sudah empat hari empat malam jalan kaki, dia mampir ke pos kita mau istirahat," kata Kapolsek Rawas Ulu, Iptu Herwan Oktariansyah pada wartawan, Minggu (14/4/2024), melansir dari TribunnewsMaker.

Kepada polisi di pos tersebut, Jumadi menceritakan, nekat berjalan kaki karena tidak punya uang lantaran upahnya sebagai buruh tidak dibayar.

Dia bekerja sebagai buruh harian lepas di wilayah Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.

Dari Mandiangin Jambi dia nekat mudik lebaran dengan berjalan kaki hendak ke daerah asalnya Kota Lubuklinggau.

"Dia katanya kerja di Mandiangin, mau pulang kampung mudik lebaran ke Linggau, jalan kaki karena tidak punya uang untuk ongkos naik angkutan umum," ujar kapolsek.

Jumadi mengaku tak mengetahui alasan atasannya tidak membayar upah kepadanya sebagai buruh.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved