Korupsi Tata Niaga Komoditas Timah
UPDATE Kasus Korupsi Timah, Kejagung Periksa 2 Inspektur Tambang Inisial APM dan ALB
Infor terbaru, Tim penyidik pada Jampidsus Kejagung memeriksa dua inspektur tambang terkait kasus korupsi timah di Bangka Belitung.
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Pengusutan kasus korupsi tata niaga timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 sampai 2022 oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) terus bergulir.
Infor terbaru, Tim penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung memeriksa dua inspektur tambang.
"Saksi yang diperiksa APM dan ALB selaku Inspektur Tambang," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana dalam keterangannya, Selasa (23/4/2024) malam, dikutip Bangkapos.com dari Tribunnews.com.
Pada hari yang sama, Kejagung juga memeriksa dua Competent Person Indonesia (CPI) PT Timah, berinisial STY dan SR.
Keduanya juga telah menjalani pemeriksaan sehari sebelumnya.
Kemudian tim penyidik juga memeriksa pegawai PT Refined Bangka Tin (RBT).
"PC selaku Pegawai PT Refined Bangka Tin," kata Ketut.
Pemeriksaan saksi-saksi dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti.
Menurut Ketut, hal ini nantinya akan memperkuat pembuktian perkara yang kerugiannya ditaksir mencapai ratusan triliun rupiah.
"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud," kata Ketut.
Sita Aset 5 Perusahaan Smelter
Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menyita sejumlah aset milik lima perusahaan smelter di Bangka Belitung dalam beberapa hari ini.
Lima perusahaan smelter tersebut antara lain milik CV Venus Inti Perkasa (VIP), PT Stanindo Inti Perkasa (SIP), PT Tinindo Internusa (TI), PT Sariwiguna Bina Sentosa (SBS) di wilayah Kota Pangkalpinang, dan smelter PT Refined Bangka Tin (RBT) di Sungailiat Kabupaten Bangka.
PT RBT memiliki kaitan dengan salah satu tersangka di kasus timah ini, yaitu suami aktris Sandra Dewi, Harvey Moeis.
Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana mengatakan penyitaan itu dilakukan oleh direktorat penyidikan Jampidsus yang didampingi oleh tim Badan Pemulihan Aset Kejagung di Bangka Belitung.
| Kejari Bangka Selatan Sita Uang Rp3,094 Miliar dan Segel SPBU dari Kasus Korupsi Tata Niaga Timah |
|
|---|
| Sosok Adhiya, Bos Buzzer Disebut Marcella di Kasus Harvey Moeis, Bayaran Hampir Rp600 Juta per Bulan |
|
|---|
| Terungkap Pengakuan Marcella di Pengadilan: Buzzer Dibayar Rp 597 Juta demi Selamatkan Harvey Moeis |
|
|---|
| Kejari Bangka Tengah Upayakan Pemda Bisa Manfaatkan Aset Sitaan Negara Milik Aon |
|
|---|
| Kasus Korupsi Timah 270 T Masih Berbuntut Panjang, Kejari Basel Periksa Pejabat PT Timah dan Mitra |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Ketut-Sumedana-ne.jpg)