Kompolnas dan Pakar Psikologi Forensik Mengurai Kejanggalan Kematian Polisi Manado Brigadir RAT
Komisioner Kompolnas Albertus Wahyurudhanto mengurai tiga hal tak wajar di balik kematian anggota Satlantas Polresta Manado, Sulawesi Utara tersebut.
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM -- Brigadir Ridhal Ali Tomi atau Brigadir RAT tewas di dalam mobil Alphard di depan rumah pengusaha kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Belakangan diketahui pengusaha tersebut bernama Indra Pratama.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Kamis, (25/4/2024).
Diduga Brigadir RAT tewas bunuh diri lantaran terdapat luka tembak di kepalanya dan senjata api (senpi) berupa pistol jenis HS kaliber 9 milimeter.
Menurut NH isrtri dari Polisi yang bertugas di Satlantas Polresta Manado, Sulawesi Utara itu, sang suami sudah dua tahun terakhir bekerja mengawal seorang pengusaha.
Namun demikian, saat ditanya siapa sosok pengusaha yang dikawal oleh suaminya tersebut, NH memilih bungkam tidak bersedia mengungkap identitas pengusaha itu.
"Dia BKO, dari tahun 2022. Ada, (mengawal) bapak pengusaha," kata NH di Minahasa, Sulawesi Utara, dikutip dari Kompas.com.
"(Cukup) cuma sampai di situ," ucap NH singkat.
Lebih lanjut, NH mengatakan biasanya sang suami pulang ke Manado untuk bertemu keluarga setiap tiga bulan sekali.
Namun, lebaran tahun ini, Brigadir RAT tidak pulang ke Manado.
"Jadi (RAT) keluar rumah pergi ke Jakarta bulan Maret sebelum puasa dan dia tidak pulang sampai selesai lebaran," tutur NH.
Ia menambahkan, keluarganya sempat meminta RAT untuk pulang ke Manado pada saat Lebaran.
Namun, karena masih ada tugas di Jakarta, permintaan itu tak dikabulkan.
"Saya sempat minta pulang dulu ke Manado, cuma katanya masih ada tugas jadi belum bisa pulang,” ujar NH.
Komisioner Kompolnas Albertus Wahyurudhanto mengurai tiga hal tak wajar di balik kematian anggota Satlantas Polresta Manado, Sulawesi Utara tersebut.
| Jumlah Koperasi di Bangka Belitung Capai 1.671 Unit Sepanjang 2025, Naik 36 Persen |
|
|---|
| Terima Penghargaan dari Kompolnas Awards 2025, Irjen Pol Hendro Pandowo Ucapkan Rasa Syukur |
|
|---|
| Kata Kompolnas Soal Amplop Simbol Misterius ke Kelugara Diplomat Kemlu Arya Daru |
|
|---|
| Terungkap Hubungan Vara dan Arya Daru, Sempat Ditutupi Polisi, Kini Dibongkar Kompolnas: Rekan Kerja |
|
|---|
| Hotman Paris Diskakmat Kompolnas usai Ngotot Kejanggalan Kematian Arya Daru: Tidak Rapi Amat Bang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240429-Kompolnas-dan-Pakar-Psikologi-Forensik-Mengurai-Kejanggalan.jpg)