Kamis, 9 April 2026

17 Korban Hilang Diterjang Banjir Lahar Dingin Sumbar

Banjir bandang lahar dingin melanda wilayah Sumatra Barat, Sabtu (11/5/2024) malam. 37 orang meninggal, dan 17 dinyatakan hilang.

|
Editor: fitriadi
Photo by Handout / INDONESIA DISASTER MITIGATION AGENCY / AFP
Gambar udara yang diambil dan dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 12 Mei 2024 ini menunjukkan kawasan yang rusak akibat banjir bandang dan aliran lahar dingin dari gunung berapi di Tanah Datar, Sumatera Barat. Sebanyak 37 korban meninggal, dua di antaranya belum teridentifikasi. 

BANGKAPOS.COM, PADANG - Banjir bandang lahar dingin di Sumatera Barat (Sumbar) mengakibatkan 37 orang meninggal dunia, dua di antaranya belum teridentifikasi.

Sedangkan korban hilang tercatat sebanyak 17 orang dan hingga kini belum berhasil ditemukan.

Banjir bandang lahar dingin melanda wilayah Sumatra Barat, Sabtu (11/5/2024) malam.

Kejadian ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu Gunung Marapi.

Empat kabupaten terdampak cukup parah akibat kejadian ini yakni Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Panjang, dan Kabupaten Padang Pariaman.

"Hingga Minggu (12/5/2024) pukul 21.00 WIB tercatat total korban meninggal dunia akibat bencana ini mencapai 37 orang," ujar Kapusdatin BNPB Abdul Muhari, Senin (13/5/2024).

Dari jumlah korban meninggal tersebut, sebanyak 35 jenazah berhasil diidentifikasi.

Berikut rinciannya:

Kabupaten Agam 19 orang
Kabupaten Tanah Datar sembilan orang
Kabupaten Padang Panjang dua orang
Kabupaten Padang Pariaman tujuh orang
Dua jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi

"Adapun perubahan jumlah korban disebabkan dinamika laporan dari masyarakat yang kemudian disesuaikan dengan catatan korban ditemukan, dan yang masih dalam pencarian oleh Basarnas dan TNI-POLRI," katanya.

Upaya pencarian dan pertolongan dihentikan sementara pada Minggu malam, mengingat kondisi di lokasi terdampak yang kurang penerangan dan adanya peringatan akan peningkatan getaran hujan di wilayah hulu.

Jumlah yang dilaporkan hilang sebanyak 17 orang.

Rinciannya, sebanyak 14 orang hilang dari Kabupaten Tanah Datar dan tiga lainnya dari Kabupaten Agam.

Upaya pencarian dan pertolongan akan dilanjutkan kembali pada hari ini.

Pos Pengamatan Gunung Marapi mencatat peningkatan getaran hujan di Stasiun Batu Palano sejak Minggu (12/5/2024) pukul 20.35 WIB.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved