Misteri Kejaksaan Agung Diteror Diduga oleh Densus 88 Polri
Kabar heboh mengenai Kejaksaan Agung diteror diduga oleh Densus 88 Antiteror Polri hingga kini masih misteri.
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM - Kabar heboh mengenai Kejaksaan Agung diteror diduga oleh Densus 88 Antiteror Polri hingga kini masih misteri.
Teror yang dimaksud adalah adanya dugaan anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri menguntit Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Febrie Adriansyah.
Setelah aksi penguntitan itu, Senin (20/5/2024) Kejaksaan Agung disambangi rombongan kendaraan taktis (rantis), kendaraan pengurai massa (raisa), lengkap dengan motor trail dan senjata laras panjang.
Kedua lembaga tinggi negara ini masih belum menjelaskan secara gamblang apa yang sebenarnya terjadi.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Ketut Sumedana, mengatakan bahwa ia tidak mengerti aksi dua anggota Densus 88 yang membuntuti Febrie.
Menurutnya, kondisi Febrie saat ini baik-baik saja, namun dirinya membenarkan bahwa Kejagung sedang meningkatkan pengamanan karena sedang menangani perkara besar.
“Jampidsus enggak apa, kok. Ada dia. Enggak masalah. Enggak ada apa-apa, kok. Biasa saja. Semua berjalan seperti biasa. (Peningkatan) pengamanan itu hal yang biasa kalau eskalasi penanganan perkaranya banyak,” ujar Ketut. Ia menambahkan, pihaknya belum mendapat informasi lebih lanjut mengenai dugaan anggota Densus 88 yang melakukan pengintaian terhadap Febrie.
Pun begitu dengan penjelasan dari Polri yang hingga kini belum ada.
Seperti diketahui, anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri diduga menguntit Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Febrie Adriansyah.
Dugaan penguntitan tersebut dilakukan saat Febrie Adriansyah makan malam di sebuah restoran di Cipete, Jakarta Selatan.
Usai kejadian itu, dilaporkan seorang anggota Densus 88, berinisial IM ditangkap, dirinya merupakan polisi berpangkat Bripda.
Kala itu, IM diduga menyamar sebagai karyawan perusahaan BUMN dengan inisial HRM.
Setelah penangkapan Bripda IM, dilaporkan bahwa dugaan penguntitan lantaran adanya misi ‘Sikat Jampidsus’.
Disebut-sebut misi Sikat Jampidsus, tak hanya dilakukan oleh Bripda IM, namun juga dilakukan oleh lima polisi lainnya.
Diduga misi Sikat Jampidsus dipimpin seorang perwira menengah Kepolisian, namun terkait hal ini belum ada penjelasan lebih lanjut, mengutip Kompas.com.
| Inilah Identitas 4 Polisi Polres Bangka Barat yang di-PTDH Gegara Terlibat Penyalagunaan Narkoba |
|
|---|
| Elza Syarief Ungkap Sony Sonjaya Terima Uang dari Asep: Bagaimana Mau Jadi Justice Collaborator |
|
|---|
| Perintah Kejagung: Ekspose SPPG di Daerah Terindikasi Terlibat Korupsi MBG |
|
|---|
| Daftar Pangkat 4 Polisi Polres Bangka Barat Dipecat Buntut Terlibat Narkoba, Foto Wajah Dicoret |
|
|---|
| Gegara Penyalahgunaan Narkoba, Empat Anggota Polres Bangka Barat Dipecat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240525-Anggota-Densus-88.jpg)