Amalan dan Doanya
Doa Tidur, Lengkap Sunnahnya: Arab, Latin dan Artinya
Di dalam islam, diajarkan dalam aktivitas sehari-hari ada doa yang diajarkan, satu diantaranya adalah doa sebelum tidur dan doa bangun tidur.
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Kemudian, beliau melanjutkannya dengan membaca doa bangun tidur beserta 10 ayat terakhir surat Ali Imran hingga mulai membersihkan diri.
Mengambil penjelasan kitab Aadaab Islaamiyyah, karya Syaikh ‘Abdul Hamid bin ‘Abdirrahman as-Suhaibani yang dilansir almanhaj Berikut ini adalah rincian adab tidur dalam Islam
1. Tidak mengakhirkan tidur malam selepas shalat Isya’ kecuali dalam keadaan darurat seperti untuk mengulang (muraja’ah) ilmu atau adanya tamu atau menemani keluarga, sebagaimana diriwayatkan dari sahabat Abu Barzah radhiyallahu anhu :
“Bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam membenci tidur malam sebelum (shalat Isya’) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya.”
(HR. Al-Bukhari no. 568 dan Muslim no. 647).
2. Hendaknya tidur dalam keadaan suci (sudah berwudhu’ terlebih dahulu) sebagaimana hadits :
“Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu’ terlebih dahulu sebagaimana wudhu’mu untuk melakukan shalat.”
(HR. Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710).
3. Hendaknya mendahulukan posisi tidur di atas sisi sebelah kanan (rusuk kanan sebagai tumpuan) dan berbantal dengan tangan kanan, tidak mengapa apabila setelahnya berubah posisinya di atas sisi kiri (rusuk kiri sebagai tumpuan).
Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam :
“Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.”
(HR. Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710).
4. Tidak dibenarkan telungkup dengan posisi perut sebagai tumpuannya baik ketika tidur malam ataupun tidur siang. Sebagaimana hadits :
“Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang dimurkai oleh Allah ‘Azza Wa Jalla.”
(HR. Ahmad, Tirmidzi dan Abu Daud, dengan sanad yang shahih).
5. Membaca ayat-ayat al-Qur-an, yaitu :
a. Membaca ayat kursi:
“Allah, tidak ada ilah (yang berhak diibadahi) melainkan Dia, Yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Mahatinggi lagi Mahabesar.”
(QS. Al-Baqarah : 255) (lihat Shahih al-Bukhari dengan syarahnya, Fat-hul Baari XI/267 no. 2311).
b. Membaca dua ayat terakhir dari surat al-Baqarah:
| Sosok Aseng, Bos Tambang Tersangka Korupsi IUP Bauksit di Kalbar, Seret Irjen Pipit Rismanto |
|
|---|
| Dana Transfer Pusat Rp 200 Miliar Nihil, Pemkot Pangkalpinang Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Desa Pugul, Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk Muatan Sawit |
|
|---|
| Harga BBM Terbaru 8 Juni 2026, Pertamax Turbo Naik, Diesel Justru Turun Tajam |
|
|---|
| 36 Pelajar Lolos Seleksi Program Kelas Beasiswa PT Timah, Ini Daftar Namanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220813-doa-sebelum-tidur-oke3.jpg)