Kamis, 4 Juni 2026

Idul Adha 2024

Doa Haji Mabrur Tulisan Arab, Latin dan Terjemahannya

Haji mabrur terdiri dari dua kata. Yakni haji atau perjalanan ibadah ke tanah suci dengan pelbagai rukun dan syarat tertentu dan mabrur yang secara ba

Tayang:
Penulis: Agis Priyani | Editor: Teddy Malaka
Tribunnews
Doa Haji Mabrur Tulisan Arab, Latin dan Terjemahannya 

BANGKAPOS.COM - Haji mabrur terdiri dari dua kata. Yakni haji atau perjalanan ibadah ke tanah suci dengan pelbagai rukun dan syarat tertentu dan mabrur yang secara bahasa berarti sikap tunduk atau terterima.

Menjadi haji yang mabrur merupakan impian bagi umat Islam.

Mabrur adalah pencapaian seorang Muslim ketika berhasil menjalankan ibadah haji sesuai dengan tuntunan syariat dengan penuh keikhlasan dan kekhusyukan.

Untuk mencapai haji mabrur, terdapat doa khusus yang bisa diamalkan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Doa ini tidak hanya sebagai permohonan kepada Allah agar haji kita diterima, tetapi juga sebagai pengingat untuk selalu menjaga niat dan perilaku selama berada di Tanah Suci dan setelah kembali ke kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah doa agar haji mabrur dalam bahasa Arab, latin, serta terjemahannya.

Doa Haji Mabrur, Tulisan Arab, Latin dan Terjemahannya

Setelah melaksanakan ibadah haji, kita dapat memanjatkan doa agar haji yang telah dilaksanakan menjadi mabrur, yaitu diterima oleh Allah SWT.

Doa ini tidak hanya merupakan harapan agar ibadah haji kita mendapatkan berkah, tetapi juga agar segala amal yang dilakukan selama haji diridhai oleh-Nya. Dikutip dari beberapa sumber, berikut adalah doa untuk haji mabrur dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahannya:

اللهُمَّ اجْعَلْهَا حَاجًا مَبْرُوْرًا وَ ذَنْبًا مَغْفُوْرًا
 
 (Allahumma ij'alha hajjan mabruran wa dzanban maghfuran.)
 
 Terjemahan:
 
 "Ya Allah, jadikanlah haji ini haji yang diterima (oleh-Mu) dan dosa yang diampuni."

Selain itu, dalam buku Panduan Doa dan Zikir Manasik Haji dan Umrah terbitan Kemenag RI, berikut doa haji mabrur lainnya yang dapat dibacakan:
 
 بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ رَجْمًا لِلشَّيَاطِينِ وَرِضًا لِلَّرْحْمَنِ اللَّهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُورًا وَسَعْياً مَشْكُورًا
 
 (Bismillahi wallahu akbaru rajman lilshshayateeni waridhan lirrahmani Allahumma ij'al hajjan mabruran wasa'yan mashkuran.)
 
 Terjemahan:
 
 "Dengan nama Allah, Allah yang Maha Besar. Ini adalah lemparan bagi setan dan keridhaan bagi Yang Maha Pengasih. Ya Allah, jadikanlah haji yang diterima dan usaha yang diucapkan."

Cara Menjadi Haji yang Mabrur

Berikut langkah-langkah untuk menjadi haji yang mabrur, dikutip dari buku Panduan Pelestarian Haji Mabrur yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia:

1. Niat yang Ikhlas

Mulailah dengan menetapkan niat yang tulus ikhlas semata-mata karena Allah SWT. Tanamkan dalam hati bahwa segala ibadah yang akan dilakukan semata-mata untuk mencari rida-Nya.

2. Berangkat Haji dengan Cara yang Halal

Pastikan bahwa biaya dan perlengkapan yang akan digunakan selama haji berasal dari harta yang diperoleh secara halal dan bersih.

3. Melaksanakan Ibadah Haji Sesuai Aturan

Pahami dengan baik tuntunan manasik haji yang benar sesuai dengan ajaran Islam yang terdapat dalam Al Quran dan sunnah Rasulullah SAW. Lakukan semua rukun, wajib, dan sunnah dengan penuh kesungguhan dan ketaatan.

4. Hindari Larangan Ihram dan Perbuatan Maksiat

Selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji, hindari larangan-larangan yang telah diatur, seperti ucapan atau perbuatan yang buruk dan maksiat, yang dapat mengurangi pahala haji.

5. Perbanyak Istigfar dan Amal Ibadah

Rajinlah beristighfar dan kerjakan amal ibadah selama perjalanan haji. Perbanyak pula doa agar ibadah haji diterima oleh Allah SWT dan mencapai mabrur.

6. Menjadi Umat Muslim yang Lebih Baik

Setelah kembali dari haji, tingkatkan lagi kualitas ibadah dan kepedulian sosial dengan membiasakan perilaku dan tutur kata yang baik, menebarkan kedamaian, dan membantu sesama umat Islam.

Berdasarkan hadis Nabi, disebutkan tentang seseorang yang mendapatkan haji mabrur ganjarannya adalah surga.

Diriwayatkan dari Abi Hurairah bahwa Rasulullah salallahualaihi wasallam pernah ditanya mengenai amal apa yang paling utama? Beliau lalu menjawab “beriman kepada Allah”. Lalu beliau ditanya lagi: “lalu apa lagi?”. “Jihad di jalan Allah” jawab Nabi. “Lalu apa lagi?” beliau ditanya. “Haji Mabrur”. (HR Bukhari).

Untuk itulah, doa agar menjadi haji mabrur itu kerap dilafalkan dan didoakan kepada orang yang berangkat haji dan ketika di Tanah Suci mendapatkan haji mabrur, haji yang diterima oleh Allah SWT. 

Dikutip dari buku Bimbingan dan Manasik Haji (2020) yang dikeluarkan secara resmi dari Kementerian Agama disebutkan, paling tidak ada lima ciri seseorang yang mendapatkan haji mabrur.

Haji Mabrur Ini diperoleh seseorang ketika sudah selesai dengan pelbagai rangkaian haji. Namun, dijelaskan juga, haji mabrur adalah urusan dari Allah SWT dan tugas manusia hanyalah ikhtiar.  

Disebutkan juga dalam buku tersebut, orang yang berhaji usai pulang dan berjumpa masyarakat, maka seseorang yang mendapatkan haji mabrur akan menjadi pribadi yang kian baik.

Berikut ciri-ciri haji mabrur:

  • Pertama, menunjukkan tutur kata yang baik.
  • Kedua,  menebarkan kedamaian dan kesejahteraan.
  • Ketiga, Menunjukkan sikap senang memberi
  • Keempat, membantu kepentingan umat
  • Kelima, Meninggalkan maksiat.

(Bangkapos.com/Kompas TV)

Sumber: Kompas TV
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved