Kasus Vina Cirebon
Sosok Deolipa Yumara Eks Pengacara Bharada E Siap Pasang Badan Untuk Pegi, Lawan Tim Hotman Paris
Diketahui Deolipa Yumara sempat disorot namanya dalam kasus kematian Brigadir J, pasalnya dia merupakan eks pengacara Bharada E.
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Teddy Malaka
BANGKAPOS.COM-- Inilah sosok Deolipa Yumara eks pengacara Bharada E yang mengaku siap membela Pegi Setiawan alias Perong.
Praktis aksinya tersebut bakal bertentangan dengan tim Hotman Paris yang merupakan tim hukum keluarga Vina.
Diketahui Deolipa Yumara sempat disorot namanya dalam kasus kematian Brigadir J, pasalnya dia merupakan eks pengacara Bharada E.
Kini Deolipa kembali jadi perbincangan usai pasang badan untuk DPO kasus Vina Cirebon.
Dikutip dari Tribunnews, Deolipa membantu Pegi Setiawan karena melihat dari sisi kemanusiaan.
Menurutnya, mungkin saja Pegi ketakutan sehingga lari dan mengganti nama.
"Kita pengacara, apa yang orang perlukan ya kalau kita bisa bantu ya dibantu, kalau ada waktu luang ya kita bantu. Kasus ini menarik bagi pengacara untuk meneliti sebaik mungkin apa yang terjadi.
Di sisi kemanusiaan ya kita bantu. Siapa tahu si Pegi ini karena ketakutan saja sehingga dia lari dan ganti nama, walaupun dia tidak melakukan. Karena bukti palsu atau tak akurat," ucap Deolipa dikutip dari Tribunnews.com.
"Jika melihat dari luar, yang pertama kita tidak bisa memastikan apakah Pegi ini pelaku pembunuhan atau bukan, atau orang lain yang disamakan," lanjut Deolipa Yumara, masih dikutip dari sumber sama.
Pria berpenampilan nyentrik inipun menyayangkan kasus ini menjadi berlarut dan rumit.
Dirinya juga menyayangkan teman Vina yang kesurupan malah dijadikan dasar.
"Sayangnya, kenapa dulu gak ditangkap? Sehingga ketika kasus ini kembali ramai oleh film, jadilah polisi bergerak lagi. Atas dasar apa? Ya atas dasar desakan film dan masyarakat yang nonton film.
Ini temannya Vina yang kesurupan dijadikan dasar. Sayang sekali, kesurupan dijadikan dasar memperkarakan sesuatu," tambahnya.
Deolipa juga belum yakin jika Pegi Setiawan adalah pelaku sebelum ada pembuktian akurat.
“Saya belum yakin kalau dia pelakunya sebelum adanya pembuktian-pembuktian akurat yang ada di persidangan,” ungkap Deolipa.
Selain Deolipa, 64 advokat juga mengajukan diri siap membela Pegi Setiawan alias Perong, salah satu tersangka pembunuhan Vina Cirebon tahun 2016 lalu.
Sosok Deolipa Yumara
Deolipa pernah menjadi pengacara Bharada E dalam kasus penembakan Brigadir J tahun 2022 lalu.
Deolipa menggantikan pengacara Bharada E pertama yang bernama Andreas Nahot Silitonga.
Namun Deolipa hanya bisa membela kliennya tersebut selama 5 hari saja.
Deolipa ditunjuk Bareskrim Polri usai keputusan Andreas Nahot Silitonga yang telah mundur sebagai kuasa hukum Bharda E, pada 6 Agutus 2022 lalu.
Pengunduran diri Andreas dan tim hukumnya dilakukan setelah mendatangi Bareskrim Polri.
Hanya saja Andreas tidak mengatakan alasan pengunduran dirinya sebagai pengacara Bharada E.
Deolipa pun mengumumkan hal tersebut saat diwawancarai awak media di Bareskrim Polri pada Sabtu (6/8/2022).
"Kami adalah pengacara baru dari Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau yang biasa dipanggil Bharada E selaku tersangka tindak pidana dengan sengaja merampas, menghilangkan nyawa orang lain karena pembunuhan dalam pasal 338 KUHP jo 55 dan 56 KUHP," ujarnya.
Lantas siapa sebenarnya Deolipa Yumara yang merupakan pengacara baru Bharada E.
Informasi terkait Deolipa Yumara tidak terlalu banyak tersebar di dunia maya.
Namun diktehaui dirinya sempat terlihat pernah menjadi kuasa hukum aktris dan politisi, yakni Angel Lelga.
Deolipa Yumara menjadi pengacara Angel Lelga ketika mantan istri pedangdut Rhoma Irama itu tersandung kasus penipuan bisnis kripto oleh seorang istri anggota kepolisian.
Melansir dari Tribunnews, Angel Lelga ditawarkan oleh istri anggota kepolisian itu keuntungan ratusan juta melalui bisnis kripto.
Imbasnya, Angel Lelga pun merugi hingga ratusan juta.
"Karena diiming-iming ajakan mereka yaudah ikut ajalah, dijanjikan ini itu, saya pikir ini istri seorang aparat masa nipu sih," katanya.
Penipuan yang dirasa dialaminya itu pun membuat dirinya melaporkan istri aparat kepolisian itu ke Polres Jakarta Selatan pada 24 Mei 2022.
Selanjutnya, ia pun didampingi oleh Deolipa Yumara sebagai kuasa hukum.
"Sebelumnya tanggal 24 Mei 2022, Angel Lelga sudah melaporkan ke Polres Jaksel karena adanya tindak penipuan yang dilakukan partner bisnisnya, berkaitan dengan proyek kripto," kata Deolipa.
Deolipa pun melanjutkan bahwa Angel Lelga dipinjam namanya oleh istri anggota kepolisian itu untuk membuat bisnis kripto.
Ia mengatakan Angel Lelga berperan sebagai brand ambassador.
"Kripto yang menggunakan nama Mbak Angel sebagai BA, nama kriptonya Angel Token," katanya.
Deolipa pun juga menyampaikan adanya pelaporan terhadap dua orang rekan bisnis lainya.
Hanya saja, dia tidak menyebutkan nama dari rekan bisnis Angel Lelga itu.
"Jadi sementara kami menyampaikan sudah ada laporan polisi dugaan penipuan oleh rekan bisnis inisial K dan C," tuturnya.
Punya band dan garap lagu
Hubungan antara Angel Lelga dan Deolipa pun tidak hanya berhenti sebagai kuasa hukum dan klien saja.
Namun, mereka juga sempat menggarap lagu bersama.
Dikutip dari kanal YouTube Rumpi Trans TV, mereka pun juga tengah menggarap video klip lagu tersebut.
Angel Lelga mengatakan pembuatan lagu ini berawal saat bercengkarama dengan Deolipa yang sering membalasnya dengan nyanyian.
"Karena kita kalau lagi ngobrol tuh ya, aku tuh kadang-kadang suka nyanyi. Tiba-tiba dangdut. Kalau abang lagi ngomongin masalah lain, terus aku jawab dengan dangdut begitu ya," katanya sambil menyanyikan lagu.
Selain itu, dirinya juga memilik band bernama Deolipa Project yang memiliki kanal YouTube bernama DEOLIPA.
Band Deolipa Project dimotori oleh Olive Yumara selaku pencipta lagu dan vokalis. Adapun yang bertindak sebagai arranger adalah Arya Seryadi.
Sedangkan 4 personil lainnya adalah Irul (lead gitar), Eta (Gitar 2), Denovan (drum), Ilham (Keyb dan synthesizer) luncurkan single Duit.
Pada kanal tersebut, band yang digawangi oleh Deolipa Yumara (Vokal), Irul (lead gitar), Eta (Gitar 2), Denovan (drum), Ilham (Keyb dan synthesizer) ini kerap mengunggah video klip dari lagu yang diciptakannya.
Berdasarkan pantauan Tribunnews, terdapat empat video klip lagu yang diunggah yang berjudul Preman Tanah Abang, Untuk Cinta, Kekasih Jiwa, Preman Berdasi.
Adapun hingga saat ini, jumlah pengikut dari kanal YouTube tersebut sebanyak 14,1 ribu orang.
(Bangkapos.com/Vigestha Repit/Tribun Jateng/Tribunnews)
| Dipojokkan di Pengadilan, Iptu Rudiana Ngotot Kasus Vina Murni Pembunuhan: Saya Nggak Kecewa |
|
|---|
| Tiga Timsus Kapolri Datangi Kuasa Hukum Terpidana Vina Cirebon, Sudah Yakin Penyebabnya Kecelakaan? |
|
|---|
| Sosok Hakim Rizqa Yunia di Sidang Terpidana Kasus Vina Cirebon, Make Upnya Disorot Pakar Psikologi |
|
|---|
| Pitra Romadoni Pengacara Iptu Rudiana Pertanyakan PK Kasus Vina Cirebon Soal Bukti Baru :Tidak Ada |
|
|---|
| Susno Duadji Geram Soal Putusan Sidang PK Kasus Vina Cirebon, Sebut Hakim Kurang Kerjaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240531-Deolipa-Yumara.jpg)