Sabtu, 11 April 2026

Alami Luka Bakar 90 Persen, Briptu RDW yang Dibakar Istrinya Seorang Polwan Meninggal Dunia

Nasib tragis menimpa Briptu RDW (27), seorang polisi yang dibakar oleh istrinya sendiri, Briptu FN (28), di asrama kepolisian (Aspol) Mojokerto.

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: Teddy Malaka
Kolase Bangkapos.com / Tribun
Alami Luka Bakar 90 Persen, Briptu RDW yang Dibakar Istrinya Meninggal Dunia 

BANGKAPOS.COM--Nasib tragis menimpa Briptu RDW (27), seorang polisi yang dibakar oleh istrinya sendiri, Briptu FN (28), di asrama kepolisian (Aspol) Mojokerto.

Insiden ini terjadi karena Briptu RDW menghabiskan gaji ke-13-nya untuk judi online.

Briptu RDW akhirnya menghembuskan napas terakhir pada Minggu (9/6/2024) siang, setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Wahidin dr Sulaiman Rosyid Mojokerto.

Ia mengalami luka bakar lebih dari 90 persen akibat disiram bensin oleh istrinya sendiri, Briptu FN, yang bertugas di SPKT Polres Mojokerto Kota.

Insiden ini terjadi di Aspol Mojokerto, tempat mereka tinggal sehari-hari. Kejadian dipicu oleh kemarahan Briptu FN terhadap suaminya yang menghabiskan gaji ke-13 sehingga hanya tersisa Rp 800 ribu.

Marah besar, Briptu FN bahkan sempat mengancam akan membakar anak mereka sebelum membakar suaminya sendiri.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S Marunduri, membenarkan bahwa Briptu RDW meninggal pada pukul 12.55 WIB dan akan dimakamkan di Jombang, kampung halamannya.

Briptu FN, yang merupakan mantan Kasat Narkoba di Polrestabes Surabaya, telah dilimpahkan kasusnya ke Polda Jatim.

"Kasus ini sedang dalam gelar perkara untuk menentukan pasal dan motif lebih lanjut," ujar AKBP Daniel.

Direktur RSUD Wahidin dr Sulaiman Rosyid mengungkapkan bahwa kondisi Briptu RDW tidak stabil sehingga tidak bisa dirujuk ke rumah sakit lain yang lebih lengkap fasilitasnya karena risiko besar selama perjalanan.

Insiden pembakaran terjadi di garasi Aspol Mojokerto, Jalan Pahlawan, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Sebelum insiden, Briptu FN memborgol tangan suaminya ke tangga dan menyiram tubuhnya dengan bensin.

"Tangan kiri korban diborgol dan dikaitkan di tangga. Pelaku kemudian menyalakan korek api dan membakar tisu, yang kemudian menyambar tubuh korban yang berlumuran bensin," jelas AKBP Daniel.

Korban sempat berteriak minta tolong dan berusaha menyelamatkan diri, namun terhalang mobil dan tangannya yang terborgol.

Salah satu saksi, Bripka Alvian, segera membantu memadamkan api dan membawa korban ke rumah sakit.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved