Berita Bangka Selatan
Pemkab Bangka Selatan Dorong Koperasi Kian Modern Lewat Transformasi Digital
pelaku koperasi dapat terus berusaha dan mampu bangkit untuk menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat. Khususnya dalam mendukung pemulihan ekonomi...
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan ( Pemkab Basel ), mendorong koperasi untuk kian modern lewat transformasi digital. Pengoptimalan platform digital terus dilakukan sebagai langkah mendorong digitalisasi koperasi di daerah menuju koperasi modern dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Sehingga koperasi mampu beradaptasi dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Kepala Bidang Koperasi, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMINDAG) Kabupaten Bangka Selatan, Mukti Agusman mengatakan, pihaknya telah memberikan pelatihan digital kepada 60 pelaku koperasi di daerah itu beberapa waktu lalu.
Kebijakan tersebut diambil sebagai wujud pengoptimalan platform digital terhadap koperasi. Sehingga pelaku koperasi dapat terus berusaha dan mampu bangkit untuk menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat. Khususnya dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional.
“Pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan mutu kemampuan serta skill dalam era yang serba digital. Alhamdulillah antusias para peserta sangat sangat luar biasa, para peserta sangat merespon dengan baik,” kata Mukti di Toboali, Senin (10/6/2024).
Mukti memaparkan, tujuan pelatihan ini yakni sebagai upaya pemerintah daerah dalam berkontribusi nyata dalam mendorong digitalisasi koperasi di daerah menuju koperasi modern.
Baca juga: Pelaku UMKM di Bangka Selatan Didorong Segera Miliki Sertifikat Halal
Baca juga: Kurangi Penggunaan Uang Kertas, Diskopukm Babel Dorong UMKM Melek Digital
Pentingnya pelatihan koperasi berbasis digital hanya untuk meningkatkan kualitas koperasi. Sekaligus mempermudah anggota dalam menjalankan tugasnya. Dalam pelatihan itu turut diberikan pembekalan bagaimana pengelolaan manajemen yang baik, dari meminjam maupun menyimpan di koperasi bisa dilakukan melalui gawai.
Pelayanan yang telah bertransformasi berbasis digital juga memudahkan dalam transparansi transparan cukup menggunakan handphone, semua layanan bisa dilihat dengan transparan dan terbuka. Sekaligus mempermudah anggota koperasi dalam berkomunikasi dan transaksi. Khususnya guna menambah jangkauan serta memperluas jaringan untuk kemajuan koperasi serta kemajuan daerah.
“Zaman modernn sekarang ini dan mempermudah anggota untuk meminjam modal, jadi anggota tidak perlu lagi datang ke kantor koperasi tersebut,” jelas Mukti.
Di sisi lain sambung dia, koperasi diharapkan untuk berbenah dalam berbagai aspek. Koperasi perlu melakukan transformasi dan inovasi, agar dapat menarik generasi milenial untuk ikut serta berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi. Misalnya, koperasi harus melakukan pengelolaan secara profesional.
Aspek ini menyangkut bidang sumber daya manusia. Ini berarti, koperasi harus memilih orang-orang yang beretika, bertanggung jawab, kreatif, inovatif dan memiliki keahlian dalam bidang koperasi atau bisnis. Kemudian, inovasi yang dapat dilakukan oleh koperasi tersebut adalah dengan mengadopsi teknologi digital dalam kegiatan operasionalnya.
“Dengan menerapkan teknologi digital, koperasi akan mampu terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan para anggota,” sebutnya.
Kendati demikian, Mukti berharap, dengan adanya pelatihan yang diberikan mampu memberikan dampak positif bagi pelaku maupun anggota koperasi. Utamanya ihwal yang dimaksud dengan transformasi digital dalam pengelolaan koperasi. Sehingga sumber daya manusia koperasi yang ada mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Harapan pemerintah para peserta ini siap bersaing dengan sumber daya manusia dari luar daerah. Tentunya semakin mempermudah para nasabah dalam urusan transaksi,” ucap Mukti. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
| Rumah Pelideh Nyaris Punah, Pegiat Seni dan Budaya Bangka Selatan Minta Dibangun di Setiap Kecamatan |
|
|---|
| Mesin Pengering Ompreng MBG SPPG Angsana Toboali Meledak, Terungkap 2 Kejadian Serupa di Daerah Lain |
|
|---|
| 5.000 KPM di Bangka Selatan Masuk Sasaran Sekolah Rakyat Berasrama |
|
|---|
| Dua Lokasi Sekolah Rakyat di Kabupaten Bangka Selatan Sudah Siap, Tinggal Tunggu Survei dari Pusat |
|
|---|
| Duda di Bangka Selatan Ancam ABG yang Dipacari dengan Video Hubungan Asusila, Kini Ditangkap Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240610-Sejumlahpelaku-usaha-koperasi-yang-ada-di-Kabupaten-Bangka-Selatan.jpg)