Berita Pangkalpinang
Kurangi Penggunaan Uang Kertas, Diskopukm Babel Dorong UMKM Melek Digital
kita mengurangi uang kertas karena uang itu sobek, virus, dan kembaliannya tidak ada, tapi dengan digitalisasi mau satu rupiah pun ...
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskopukm) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ), mendorong para UMKM dapat terbuka dengan digitalisasi untuk dapat mengembangkan usahanya, Selasa (4/6/2024).
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Diskopukm Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ), Riza Ariyani mengatakan, saat ini sudah banyak UMKM yang melek digital dibeberapa daerah.
Hal ini pun terlihat dari adanya bazar yang sering diselenggarakan di Provinsi Bangka Belitung, yang banyak menggunakan pembayaran digital yakni Quick Respons Indonesian Standard (QRIS).
"Memang banyak, kadang masyarakat juga yang minta mau bayar pakai qris saja. Dari data sekitar 30 persen lebih para umkm ini sudah melek digital, cuma kadang-kadang mereka kembali lagi ke pembayaran manual," ujar Riza Aryani.
Lebih lanjut saat ini pemerintah sedang gencar untuk mendorong keuangan digital, bahkan dimulai dari tukang sayur dan semua yang di pasar menggunakan QRIS.
Baca juga: Jual Solar Subsidi Seharga Rp7.700 Per Liter, Polisi Tetapkan Manager SPBN 2833725 Jadi Tersangka
Baca juga: Mulai Tahun Ini, 50 Rumah di Bangka Selatan Bakal Disulap Jadi Layak Huni
"Karena kita mengurangi uang kertas karena uang itu sobek, virus, dan kembaliannya tidak ada, tapi dengan digitalisasi mau satu rupiah pun bisa," ucapnya.
Selain itu, Diskopukm Provinsi Bangka Belitung juga terdapat konsultan di bidang Informatika dan Teknologi (IT) yang mengajarkan keuangan digital.
Riza Ariyani mengatakan dengan digitalisasi dapat menjadikan konsumen cerdas, serta para pelaku umkm pun dapat terbantu terkait pencatatan keuangan yang lebih teratur.
"Mereka diajarkan pembukuan akuntasi melalui digital, makanya ayo bersama-sama kita bantu umkm melek digital. Ya sudah tentunya umkm juga harus mau beradaptasi, ditingkat yang lebih tinggi untuk kemajuan usahanya," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
| Kendaraan Plat Luar Tak Bisa Beli BBM Subsidi di Babel, Terpaksa Alih ke BBM Non Subsidi |
|
|---|
| Warga Puding Besar Kabupaten Bangka Laporkan Debt Collector yang Nyamar Jadi Pembeli Kelapa |
|
|---|
| SPPT PBB Banyak yang Dikembalikan ke Bakeuda Pangkalpinang Gegara Wajib Pajak Tak Diketahui |
|
|---|
| Lapas Perempuan Pangkalpinang Deklarasikan Bebas HALINAR, Perketat Pengawasan dan Disiplin |
|
|---|
| Sosialisasi Petunjuk Teknis SPMB 2026/2027, Sukinda Beberkan Tahapannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240604-Plt-Kepala-Dinas-Diskopukm-Provinsi-Bangka-Belitung-Riza-Ariyani.jpg)