Di Mana Harun Masiku?
Terendusnya tempat persembunyian Harun Masiku setelah KPK memeriksa saksi-saksi perkara dugaan suap penetapan anggota DPR RI 2019-2024.
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Politisi Harun Masiku sudah lebih dari tiga tahun masuk daftar pencarian orang (DPO) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hingga kini, tersangka dugaan suap penetapan anggota DPR RI 2019-2024 belum berhasil ditangkap.
Harun Masiku buron sejak 29 Januari 2020.
Info terkini dari KPK, lokasi keberadaan Harun Masiku sudah terendus.
Tim KPK akan dikirim ke Melaysia dan Filipina untuk menangkapnya.
KPK bahkan menyatakan Harun Masiku akan ditangkap dalam sepekan kedepan.
Terendusnya tempat persembunyian Harun Masiku setelah KPK melakukan sejumlah upaya pemeriksaan terhadap saksi-saksi perkara dugaan suap penetapan anggota DPR RI 2019-2024 di mana Harun Masiku diduga sebagai pelakunya buron sejak 29 Januari 2020.
Saksi-saksi yang diperiksa KPK termasuk Sekjen PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto dan stafnya, Kusnadi.
Dalam pemeriksaan oleh penyidik KPK, gawai alias handphone (hp) milik Hasto disita pada 10 Juni 2024.
Tak lama berselang, KPK melalui Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkap beberapa indikasi terhadap pencarian Harun Masiku.
Mulai dari lokasi, pekerjaan hingga negara tempat pelarian Harun Masiku.
Selain Hasto, KPK juga memeriksa dua sosok lainnya, yakni dua mahasiswa serta seorang pengacara yang dicecar tim penyidik KPK untuk mencari tahu lokasi persembunyian Harun, termasuk dugaan adanya pihak yang dengan sengaja menyembunyikan Harun Masiku.
Bahkan penyidik KPK sempat memanggil mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.
Pada pemanggilan Kamis, 28 Desember 2023 itu, salah satu materi pemeriksaan yang ditanyakan KPK kepada Wahyu adalah terkait keberadaan Harun Masiku.
Dari pemeriksaan tersebut, KPK mengumpulkan keterangan dan bukti dari total 6 saksi, antara lain Hasto, Kusnadi, dua mahasiswa, satu pengacara, dan Wahyu Setiawan.
KPK Kirim Tim ke Malaysia dan Filipina
| Sosok Sekjen Kemnaker di Balik Dugaan Pungli RPTKA, Rekening Kerabat, hingga Bayangan TPPU |
|
|---|
| Gema Aksi Demo di KPK dan OJK, Desak Klarifikasi Dugaan Hilangnya Barang Sitaan Saham Rp472 Miliar |
|
|---|
| Dwi Budi Iswahyu, Agus Syaifudin cs Pentolan Pajak KKP Madya Jakut di-OTT KPK, Menkeu Purbaya :Bagus |
|
|---|
| Sosok Agus Syaifudin Kasi Waskon KPP Madya Jakut Peminta Fee Rp8 M untuk Dibagi-bagi di Ditjen |
|
|---|
| Awal Mula Terbongkar Kasus Suap Pegawai Pajak di Jakarta Utara, Sita 1,3 Kg Keping Emas Antam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240613-harun-masiku-buronan-KPK.jpg)