Tribunners
Keutamaan Puasa Arafah
Puasa sunah ini bertepatan dengan pelaksanaan ibadah wukuf di Arafah yang dilakukan oleh jemaah haji.
Oleh: Rudiyanto S.Pd., Gr - Guru Pendidikan Agama Islam SDN 9 Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan
UMAT muslim telah memasuki bulan Zulhijah 1445 H. Di dalam bulan Zulhijah ini terdapat ibadah yang yang pahalanya sangat besar yakni diampuninya dosa satu tahun yang lalu dan dosa satu tahun yang akan datang. Ibadah ini adalah puasa Arafah.
Puasa Arafah merupakan puasa sunah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah. Puasa sunah ini bertepatan dengan pelaksanaan ibadah wukuf di Arafah yang dilakukan oleh jemaah haji. Keutamaan ibadah puasa ini diperuntukkan bagi mereka yang sedang tidak menjalankan ibadah haji. Bagi yang menunaikannya akan mendapatkan ampunan dosa satu tahun yang lalu dan ampunan dosa satu tahun yang akan datang.
Menurut penulis, sangat disayangkan jika momen puasa Arafah ini berlalu begitu saja tanpa kita menunaikan puasa Arafah. Oleh karena itu, hendaknya kita sebagai umat muslim yang beriman dan bertakwa, pada tanggal 9 Zulhijah atau tanggal 16 Juni tahun 2024 kita dapat sama-sama melaksanakan ibadah sunah puasa Arafah.
Menurut Mohammad Rifa’i, puasa secara bahasa berarti menahan diri. Adapun secara syara’, puasa berarti menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan dari mulai terbit fajar hingga terbenam matahari, karena perintah Allah SWT disertai niat dan syarat syarat-syarat tertentu.
Puasa tidak melulu berkaitan dengan upaya menahan makan dan minum, akan tetapi bagaimana umat muslim dapat menghindari hal-hal yang dapat mengurangi pahala dan esensi puasa seperti gibah, riya’, dan penyakit-penyakit hati lainnya.
Beberapa keutamaan puasa Arafah menurut penulis antara lain adalah sebagai berikut:
● Menghapus dosa selama satu tahun sebelum dan satu tahun sesudahnya
Umat muslim yang melaksanakan puasa sunah Arafah akan diampuni oleh Allah SWT dosanya satu tahun yang lalu dan dosanya satu tahun yang akan datang. Hal ini sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW: Diriwayatkan dari Abu Qatadah bahwa Rasulullah SAW ditanya tentang hari Arafah, lalu beliau menjawab: (Puasa hari Arafah itu) menghapus dosa-dosa satu tahun lalu dan satu tahun yang akan datang (HR. Jama’ah ahli hadis kecuali Al-Buchari dan At-Tirmizi).
● Meningkatkan iman dan takwa
Selain Al-Qur’an, hadis dan sumber hukum Islam lainnya harus ditaati oleh umat muslim. Dengan melaksanakan ibadah puasa sunah Arafah, berarti kita telah menjalankan sunah dalam hadis Nabi Muhammad SAW.
● Meningkatkan kesehatan
Berdasarkan pada berbagai literatur, pendapat dokter dan pengalaman orang lain, selain mendapatkan pahala dari Allah SWT, ternyata puasa memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh manusia.
Beberapa manfaat puasa Arafah maupun ibadah puasa lain yang diwajibkan dan dianjurkan oleh Islam untuk kesehatan ialah sebagai berikut:
● Menurunkan dan menstabilkan berat badan
| Dua Banjir, Dua Masalah: Jakarta dan Bangka Belitung Tidak Bisa Disamakan |
|
|---|
| Pilkada Jalan Tengah: Manifestasi Demokrasi Konstitusional Sejati |
|
|---|
| Sinkronisasi Hukum Adat dan Hukum Nasional: Analisis Yuridis PP 55/2025 |
|
|---|
| Bangka Belitung Setelah Timah: Mau Dibawa ke Mana? |
|
|---|
| Pengabaian Rekomendasi Ombudsman Adalah Cerminan Inkonsistensi terhadap UU dan Janji Jabatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240128_Rudiyanto-Guru-SDN-9-Airgegas.jpg)