Tribunners
Peran Program Pembatik dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Melalui program Pembatik, para pendidik dan tenaga kependidikan akan dibekali dan diajarkan dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
Oleh: Rudiyanto S.Pd., Gr - Guru Pendidikan Agama Islam SDN 9 Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan
DEWASA ini, pertumbuhan dan perkembangan dunia teknologi informasi dan komunikasi sangat pesat sekali. Sama halnya dengan dunia pendidikan yang kini terus berinovasi dengan hadirnya teknologi untuk pendidikan seperti canva, google forms, wordwall, AI, dan platform-platform pendidikan lainnya.
Menurut Widianto (2021), pembelajaran yang berbasis teknologi diselenggarakan dalam berbagai pola, yang pada dasarnya mengandalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi melalui audio/video, TV, dan pembelajaran dengan menggunakan media komputer dan internet. Pembelajaran dengan menggunakan media komputer dan internet merupakan salah satu alternatif yang sangat potensial, di mana kebutuhan pendidikan yang telah mengglobal menuntut adanya percepatan dan perluasan akses yang tak terbatas.
Berdasarkan pada teori tersebut, penulis menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis teknologi merupakan pembelajaran yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi sebagai media untuk mencapai tujuan pembelajaran dan capaian pembelajaran.
Saat ini, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) salah satunya telah meluncurkan program Pembatik (Pembelajaran Berbasis TIK) bagi pendidik dan tenaga kependidikan. Program ini dapat diikuti oleh pendidik maupun tenaga kependidikan yang statusnya ASN (PNS dan PPPK) maupun tenaga honorer. Melalui program ini akan lahir para duta teknologi pendidik serta tenaga kependidikan yang mahir dalam bidang teknologi pendidikan yang kemudian nantinya akan menjadi motivator dan inovator rekan sejawatnya dalam memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran.
Menurut penulis, beberapa peran program Pembatik (pembelajaran berbasis TIK), antara lain:
● Meningkatkan kompetensi guru
Dengan hadirnya program Pembatik, maka kemampuan dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan akan semakin berkembang dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman saat ini. Dengan demikian, melalui program ini akan lahir para pendidik dan tenaga kependidikan yang melek teknologi informasi dan komunikasi serta dapat mengaplikasikannya ke dalam sebuah proses pembelajaran.
● Menciptakan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik
Generasi milenial, generasi Z, dan generasi Alpha merupakan generasi yang sangat dekat dengan teknologi informasi dan komunikasi. Dengan demikian, melalui program Pembatik ini para pendidik dan tenaga kependidikan akan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, pembelajaran akan menjadi lebih menarik perhatian peserta didik ketimbang media pembelajaran tradisional seperti ceramah.
● Meningkatkan motivasi belajar peserta didik
Pendidik dan tenaga kependidikan harus memahami dan mendiagnosis kendala peserta didik dalam proses pembelajaran serta berupaya meningkatkan motivasi belajar peserta didiknya. Melalui program Pembatik, para pendidik dan tenaga kependidikan akan memanfaatkan berbagai platform media pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
● Menciptakan pembelajaran yang aktif, efektif , dan menyenangkan
Melalui program Pembatik, para pendidik dan tenaga kependidikan akan dibekali dan diajarkan dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Dengan demikian, para pendidik dan tenaga kependidikan akan memanfaatkan berbagai media pembelajaran berbasis teknologi dalam rangka untuk menciptakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, pembelajaran yang aktif, efektif, dan menyenangkan.
Pada akhirnya program Pembatik sangat berperan dan meningkatkan mutu pendidikan pada satuan pendidikan. Program ini dapat meningkatkan kompetensi guru, menciptakan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik, meningkatkan motivasi belajar peserta didik, menciptakan pembelajaran yang aktif, efektif, dan menyenangkan, serta peran dan manfaat lainnya. Dengan demikian, tujuan pembelajaran, capaian pembelajaran akan tercapai dan bermuara pada meningkatnya mutu dan rapor pendidikan seperti kompetensi numerasi, literasi, dan lain sebagainya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240121_Rudiyanto_Guru_SDN_9_Airgegas.jpg)