Kamis, 9 April 2026

Berita Selebritis

Rumah Mewah Tompi Diincar Petugas Pajak Gara-gara Atta Halilintar: Ini Kebodohan Content Creator

Tompi mengaku tak pernah menyebutkan nominal harga rumah mewah miliknya kepada Atta Halilintar dan timnya.

Editor: fitriadi
youtube AH
Penampakan rumah mewah milik dokter dan musisi Tompi yang disebut mencapai Rp 100 miliar. Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Tompi Pamer Rumah Mewah Seharga Rp100 Miliar, Heboh Ustaz Solmed Ikut Disentil: Kalau Ini Percaya, https://sumsel.tribunnews.com/2024/01/31/tompi-pamer-rumah-mewah-seharga-rp100-miliar-heboh-ustaz-solmed-ikut-disentil-kalau-ini-percaya?page=all. Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny 

BANGKAPOS.COM - Dokter dan musisi Tompi memiliki rumah mewah di Bintaro, Tangerang Selatan, Banten.

Rumah seluas 6.000 meter persegi itu terdiri dari rumah pribadi Tompi seluas 1.000 meter persegi, sisanya digunakan ruang karya, ruang pameran dan bagian lainnya.

Rumah bak istana itu disebut seharga lebih dari Rp 100 miliar.

Alhasil, belum lama ini Tompi pun dipanggil petugas pajak.

Hal ini bermula dari konten Atta Halilintar yang saat itu membuat video review rumah mewah Tompi.

Konten bertajuk Gerebek Rumah itu tayang pada 30 Januari 2024 di kanal YouTube Atta Halilintar.

Padahal faktanya, Tompi mengaku tak pernah menyebutkan nominal harga rumah tersebut kepada Atta dan timnya.

Meski tak merinci biaya pastinya, Tompi membantah rumahnya mencapai Rp 150 miliar.

Konten YouTube Atta Halilintar tentang rumah Tompi tersebut telah diperbaiki isi sub judulnya.

Dengan nominal yang cukup besar itulah, Tompi akhirnya gusar dan dipanggil petugas pajak.

"Gara-gara itu saya dipanggil sama petugas pajak," kata Tompi dikutip dari tayangan program TV Q&A MetroTV, Senin (8/7/2024).

Saat memenuhi panggilan petugas pajak, Tompi menyebutkan, nilai rumahnya tersebut bukan keluar dari mulutnya, melainkan disebutkan tim Atta Halilintar.

Tim Atta Halilintar, sebut Tompi, menyebut harga rumahnya tanpa mengkonfirmasi padanya.

Tompi melihat ini sebagai kekeliruan besar yang dilakukan kreator konten.

"Itu kayaknya harus saya klarifikasi dulu deh, soalnya nanti bahaya sama petugas pajak nih,” ucap Tompi.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved