Kasus Vina Cirebon

Kapan Wilfried Zaha Membuat Tato Jadi Perdebatan Razman Nasution dan Pegi Setiawan, Cek Faktanya

Menurut Razman, Wilfred Zaha belum mempunyai tato bintang pada 2015-2016, tahun saat Pegi Setiawan membuat tato. Cek faktanya

Editor: Dedy Qurniawan
Tribun Bogor
Kapan Wilfried Zaha Membuat Tato Jadi Perdebatan Razman Nasution dan Pegi Setiawan, Cek Faktanya 

BANGKAPOS.COM - Kapan Wilfried Zaha membuat tato jadi perdebatan.

Pengacara Razman Arif Nasution mendebat kapan Wilfried Zaha membuat tato dan menghubungkannya dengan Pegi Setiawan.

Wilfried Zaha adalah pemain bola yang kini bermain di Galatasaray, dan sebelumnya bermain di Crystal Palace serta sempat dipinjamkan ke Manchester United.

Menurut Razman Nasution, Wilfred Zaha belum mempunyai tato bintang pada 2015-2016, tahun saat Pegi Setiawan membuat tato.

Hasil penelusuran, berdasarkan artikel yang menggunakan foto Wilfried Zaha di The Guardian pada 2015 di sini , memang tak tampak tato pada tubuhnya.

Pun berdasarkan artikel yang dibuat pada 2017 ini.

Anda bisa mengecek di sini dan mendalaminya dengan klik kanan lalu pilih fitur google lens.

Lantas apa kata Pegi Setiawan dan pengacaranya, Toni RM.

Sebagai informasi, sebelumnya, kapan Wilfried Zaha membuat tato ini jadi pertanyaan Razman Arif Nasution yang merupakan kuasa hukum Suroto.

Suroto adalah saksi yang pertama kali menemukan tubuh Vina dan Eky tergeletak di jalanan.

Razman mempertanyakan soal sejumlah tato bergambar bintang di lengan kanan Pegi Setiawan yang diakui sebagian dihapus pada 2016 silam.

Sebelumnya Pegi Setiawan mengaku ia membuat tato itu karena terinspirasi oleh tato pemain sepak bola di liga Inggris Wilfried Zaha, kini main di Galatasaray.

Razman Arif Nasution mencecar Pegi dan mencoba menunjukkan bahwa apa yang dikatakan Pegi diduga adalah kebohongan.

Hal itu dilakukan Razman di acara Rakyat Bersuara dalam program iNews TV pada Selasa (16/7/2024), yang juga dihadiri Pegi.

Razman mempertanyakan kembali latar belakang pembuayan tato bergambar bintang oleh Pegi pada 2015.

Pegi pun mengakui bahwa tato itu dipasangnya pada 2015 silam.

Baca juga: Seorang Polisi Menyelamatkan Muka Polda Jawa Barat di Tengah Pusaran Kasus Pegi Setiawan

"Adinda pasang tato itu bergambar bintang?" tanya Razman.

"Iya, Benar," jawab Pegi.

"Gambar bintang itu tahun berapa itu?" tanya Razman kembali.

"Ada yang 2015, ada yang 2016," jawab Pegi.

Mendapatkan informasi itu, Razman lantas mempertanyakan kembali apa insiprasi pembuatan tato bergambar bintang tersebut.

Pegi pun menjelaskan tato itu dibuat lantaran terinspirasi pemain sepak bola dari Inggris, Wilfried Zaha.

"Itu terinspirasi katanya dari Wilfried Zaha?" tanya Razman.

"Benar," jawab Pegi.

"Pemain apa itu?" tanya Razman.

"Crystal Pallace yang saya tahu sejauh ini," jawab Pegi.

Setelah mencecar Pegi, Razman lalu menunjukkan fakta bahwa keterangan yang disampaikan Pegi cenderung berbohong.

Razman kemudian membuka ponsel miliknya.

Razman mengklaim mempunyai data langsung yang menunjukkan bahwa Wilfried Zaha tidak memiliki tato bergambar bintang di lehernya pada 2016.

"Kita buka-bukaan ini, saya tidak pernah bilang saya didukung orang. Tapi saya punya data, tahun 2023 Wilfried Zaha benar pakai tato di lehernya gambar bintang. Terus saudara menghapus (tato) tahun 2016 karena ibu marah?" terang Razman yang turut diamini Pegi.

"Tahun 2025 dan 2016 Wilfried Zaha tidak pakai tato bintang di lehernya, bagaimana saudara menjawab itu?" tanya Razman.

Razman mencoba menunjukkan bagaimana mungkin Pegi pada 2015 atau 2016 membuat tato dengan terinsprtasi tato Wilfried Zaha, padahal tahun itu Zaha belum membuat tato.

Sempat ingin menjawab, pernyataan Pegi lantas hendak dipotong oleh Razman.

Kuasa Hukum Pegi Setiawan, Tony RM lalu meminta kliennya untuk tidak menanggapi pertanyaan Razman.

"Sudah, tidak usah diladenin," kata Tony saat masuk dalam dialog keduanya.

Meski demikian, Pegi akhirnya memberikan jawabannya terkait pertanyaan Razman.

Menurut Pegi, dia memang menyukai dan terinspirasi dengan pemain sepak bola bertato.

Pegi mengaku inspirasi dibuatnya tato itu bukan hanya pada Zaha, namun juga pemain sepak bola lainnya seperti Lionel Messi.

Pegi dalam kesempatan itu juga memastikan bahwa penjelasan serupa telah dia berikan kepada penyidik yang melakukan pemeriksaan kepadanya.

Ia kemudian kembali menegaskan bahwa tato bergambar bintang itu tidak melambangkan apa pun.

"Contoh nih Onadio Leonardo, kan tato ada. Zaha, seperti itu, jadi apa ya, bukan saya karena berbohong, emang karena saya suka tato bintang," kata Pegi.

Pengacara Pegi Setiawan, Toni RM mempertanyakan apa hubungan tato dengan kasus Vina Cirebon atau dugaan pembunuhan Vina dan Eky.

"Adakah hubungannya, harus dibaca keterangan saksi-saksi bahwa yang membunuh Vina Eky adalah orang yang bertato. Coba cari, ada tidak? Sehingga patutlah dicari orang yang dicari," ujarnya.

Dalam BAP Pegi Setiawan, kata Toni RM, ada sejumlah hal yang ditanyakan terkait tato.

Di antaranya : membuat di mana, apa artinya, dihapusnya kapan dan kenapa dihapus.

"Tidak ada dalam kesaksian (kasus Vina Cirebon) bahwa yang membunuh itu bertato, itu tidak ada. Sehingga dicari orang yang titik tekannya berpotensi melakukan tindakan kekerasan (dan dihubungkan) dengan tato, dan ditanya tato melambangkan kekerasan itu. Dijawab oleh Pegi Setiawan bahwa tidak tahu. Jadi mencari alat buktinya hanya ke sana, bukan terang-terangan ada saksi yang melihat langsung bahwa yang membunuh itu orang bertato ," ucap Toni RM.

Arti Tato Bintang Pegi Setiawan

Dalam acara INews sebelumnya, Pegi Setiawan juga menuturkan, ada lebih dari 8 tato bintang di lengan kanannya itu.

"Dihapus ada sekitar enam," kata Pegi dikutip dari Youtube Official iNews, Rabu (10/7/2024).

Pegi juga menjelaskan bahwa tato itu ia buat pada tahun 2015 dan 2016.

"Dihapus 2016, dihapus karena dimarahin mama dan keluarga," jelas Pegi Setiawan.

Pegi Setiawan pun menjelaskan arti dan makna dari tato bintang yang ada di lengannya itu.

Ia pun menuturkan bahwa tato bintang itu terinispirasi dari sang idolanya.

"Gambar bintang ini adalah karena saya suka salah satu pemain bola yang bernama Wilfried Zaha dari Crystal Palace," tutur Pegi.

Pegi pun mengungkap bahwa dirinya sangat hobi dengan dunia sepak bola.

"Alhamdulillah senang nonton bola, hobi saya," kata dia.

Menurut Pegi Setiawan, Wilfried Zaha memiliki tato bergambar bintang di lehernya.

"Dia kan di lehernya ada tato bintang, saya menirunya," ungkap Pegi Setiawan.

Kemudian saat ditahan di Polda Jabar, Pegi pun mengaku mendapat pertanyaan soal tato tersebut.

"Penyidik menanyakan inspirasinya, maknanya apa tato bintang," kata Pegi.

Kemudian saat ditanya apakah merupakan lambang dari geng motor tertentu, Pegi membantahnya.

"Tidak pernah," tegas Pegi Setiawan.

Sementara itu, salah satu kuasa hukum Pegi Setiawan, Toni RM menjelaskan, berdasarkan BAP kliennya sebagai tersangka pada 22 Mei 2024, ditanyakan soal tato tersebut.

"Ditanya tato itu dibuat di mana, dijawab oleh Pegi tato itu dibuat di emperan toko Jalan Kali Tanjung, Cirebon," jelas Toni.

Kedua, lanjut dia, penyidik juga menanyakan apakah tato bergambar tiga bintang besar berwarna merah, dan tiga bintang kecil di lengan Pegi Setiawan melambangkan kelompok tertentu.

"Itu yang ditanya penyidik, jadi bukan masalah ada tato atau tidak. Dijawab oleh Pegi bahwa tato yang ada di lengan kanan saya tidak melambangkan kelompok tertentu," jelasnya.

Kemudian Pegi juga ditanya apakah tato itu masih ada dan kapan dihapusnya.

Toni menuturkan, tato itu sepertinya dikaitkan dengan putusan pengadilan terhadap 8 terpidana, yakni adanya motif kekerasan antar geng motor.

"Sehingga penyidik mungkin akan menarik apakah nanti ada hubungannya dengan kelompok tertentu di mana sebagai lambang dari kelompok tertentu yang identik suka melakukan kekerasan,"

"itu yang dicari, ternyata dijawab oleh Pegi ini tatonya bukan melambangakn kelompok tertentu," beber dia.

Sebelumnya, ayah Pegi Setiawan yakni Rudi Irawan sempat mengungkap soal tato sang anak.

Dimana menurut ayah Pegi, Rudi Irawan tato sang anak menjadi bukti bahwa anaknya tidak bersalah.

Adapun aktivitas Pegi Setiawan sehari setelah Vina dan Eky ditemukan tewas diungkap oleh ayahnya.

Rupanya Pegi Setiawan di tahun 2016 itu sempat membohongi ayahnya.

Bahkan dia melakukan suatu secara nekat karna tanpa sepengetahuan orang tua.

Hal ini adalah terkait tato di tangan Pegi Setiawan.

Diketahui, Pegi Setiawan ini memiliki tato di lengannya.

Tato di lengannya ini terlihat ketika foto penangkapannya beberapa waktu lalu beredar luas.

Sejauh ini tak belum ada foto yang memperlihatkan secara jelas seperto apa tato Pegi Setiawan ini.

Namun dari foto yang sebelumnya beredar memang sudah memperlihatkan bahwa Pegi memiliki tato di bagian lengan meski tidak terlihat detil bentuknya.

Ayah Pegi Setiawan, Rudi Irawan menjelaskan pada tanggal 28 Agustus 2016 sehari setelah kejadian kasus Vina Cirebon, Pegi meninggalkan rumah.

"Dia pergi sama temennya ke Kota Bandung," kata Rudi Irawan dikutip Tribun-medan.com dari TribunnewsBogor.com, Kamis (6/6/2024).

Saat dia pamit ke orang tua, Pegi Setiawan malah berbohong.

Saat itu Pegi bilang ke ayahnya bahwa dia pergi karena ingin jalan-jalan.

Sekaligus pula ingin membeli baju baru di Kota Bandung.

Namun rupanya Pegi membohongi ayahnya.

"Jalan-jalan ke Kota Bandung, itu tujuannya mau membeli baju, tapi ternyata ditato tangannya," kata Rudi Irawan.

Rudi Irawan nampaknya menceritakan tato Pegi Setiawan ini dengan harapan menambah bukti bahwa putranya tak terlibat kasus Vina Cirebon.

Dia menjelaskan bahwa dari tato yang masih menempel di tangan Pegi ini, ada saksi teman Pegi yang menemaninya.

Termasuk ada pula saksi tempat tato yang Pegi datangi di Kota Bandung di tanggal 28 Agustus 2016 silam tersebut.

Rudi memastikan bahwa tanggal 27 - 28 Agustus 2016, Pegi Setiawan ada di Bandung.

"Bersama temannya itu. Ada (buktinya) di tangan masih ada, masih membekas, temannya ada, tahu persis" ungkap Rudi Irawan. (wartakota/bangkapos.com)

Sebagian artikel ini tayang di wartakota

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved