Rabu, 10 Juni 2026

Berita Viral

Ada yang Masuk Kuota Mabes Polri, Ini Daftar Nama Catar Akpol 2024 dari NTT

Ada yang Masuk Kuota Mabes Polri, Ini Daftar Nama Catar Akpol 2024 dari NTT. Simak selengkapnya.

Tayang:
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
Humas Polda NTT
Nama-nama peserta lolos lolos masuk Akpol 2024 

BANGKAPOS.COM - Ada yang Masuk Kuota Mabes Polri, Ini Daftar Nama Catar Akpol 2024 dari NTT, bagaimana selengkapnya, simak ulasannya berikut ini.

Rekrutmen Calon Taruna Akademi Polisi (Catar Akpol) 2024 dari Nusa Tenggara Timur (NTT) jadi sorotan publik.

Hal ini lantaran lolosnya Timothy Abishai Silitonga, anak Kapolda Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, sebagai Catat Akpol 2024 dari NTT.

Lolosnya Timothy sebagai Catat Akpol membuat munculnya isu negatif yang berseliweran di media sosial dan terkait nepotisme dan kecurangan.

Desak Polri dan Kompolnas Bentuk Tim Investigasi

Pakar Hukum Tata Negara Universitas Nusa Cendana Kupang, Dr. John Tuba Helan menyebut dugaan nepotisme pada tes calon taruna Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2024 di Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda) NTT perlu diusut.

Ia mengusulkan Mabes Polri membentuk tim investigasi.

Menurut John, persoalan itu sudah menjadi sorotan publik. Seleksi itu disebut sudah menyimpang dari ketentuan.

Pengajar pada fakultas hukum Undana ini berpandangan agar kuota untuk putra-putri daerah mestinya ditetapkan dalam aturan sehingga bisa dilaksanakan oleh panitia seleksi.

Berkaca dari masalah seperti ini, proses seleksi berlangsung terbuka sehingga siapapun, selama dia warga negara Indonesia, maka dibolehkan untuk mengikuti tes itu.

"Menurut saya karena ini sudah menjadi sorotan maka perlu dilakukan pemeriksaan atau investigasi dari Mabes Polri. Investigasi itu bisa membuktikan bahwa itu sudah sesuai aturan atau tidak, kalau tidak sesuai maka dikenakan sanksi yang ada," ujarnya, Selasa 9 Juli 2024.

John Tuba Helan berkata, selama ini ada dugaan nepotisme yang terjadi. Sehingga investigasi dilaksanakan agar membuktikan semua kecurigaan publik selama ini.

Jika para peserta yang lolos itu punya nilai tinggi maka tidak menjadi persoalan. Namun, menjadi masalah bila ada semacam nepotisme.

"Yang bermasalah itu peserta yang nilai lebih rendah tapi terpilih untuk mewakili NTT, saya pikir itu bisa dibatalkan kalau terjadi semacam nepotisme begitu. Investigasi menjadi penting," kata dia.

Mabes Polri lewat tim investigasi perlu melakukan pengusutan agar bisa membuka duduk masalah itu. Mestinya, panitia sejak awal juga membuka semua itu secara transparan dan tidak terkontaminasi dengan praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Halaman 1/4
Tags
NTT
Akpol
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved