Selasa, 14 April 2026

BBM Baru Pengganti Pertalite Diluncurkan 17 Agustus, Berapa Harganya?

BBM Baru Pengganti Pertalite Diluncurkan 17 Agustus, Berapa Harganya? Simak selengkapnya

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
BBM Baru Pengganti Pertalite Diluncurkan 17 Agustus, Berapa Harganya? 

BANGKAPOS.COM - BBM Baru Pengganti Pertalite Diluncurkan 17 Agustus, Disebut Lebih Ramah Lingkungan, lantas Berapa Harganya? Apakah Lebih Mahal? Berikut ini ulasannya.

Pada bulan Agustus 2024 ini, pemerintah bersama Pertamina akan meluncurkan BBM baru sebagai pengganti Pertalite.

Bensin baru pengganti Pertalite punya kadar sulfur rendah rencana akan dilaunching pada 17 Agustus 2024.

Sudah sejak beberapa bulan lalu ramai kalau bensin subsidi paling murah itu akan digantikan bensin baru.

Dari kabar yang beredar, Pertalite akan digantikan Pertamax Green 92 atau Pertamax Green 95

Pertamax Green 95 sendiri sudah meluncur dan didistribusikan di Jakarta dan Surabaya.

Untuk harganya, bensin baru yang terbuat dari kandungan saripati tebu dijual lebih mahal dibanding Pertalite yakni Rp 13.900 per liter.

Namun bensin baru yang digadang-gadang akan menggantikan Pertalite berbeda dan punya kadar sulfur sangat rendah.

Dikutip dari Tribun Pontianak, Pemerintah melalui PT Pertamina akan meluncurkan BBM jenis baru calon pengganti BBM Subsidi Pertalite.

Baca juga: Harga BBM Naik Jumat 2 Agustus 2024, Pertalite dan Pertamax Aman?

Pertamina akan mengeluarkan jenis bensin baru dalam waktu dekat.

Pemerintah sedang mengembangkan bioetanol sebagai bahan bakar pengganti BBM yang berbasis fosil.

Hal itu diungkap Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan beberapa waktu lalu.

"Kita kan sekarang berencana mau mendorong segera bioetanol masuk menggantikan bensin, supaya polusi udara ini juga bisa dikurangi cepat," kata Luhut.

Dia bilang kandungan sulfur dari bensin bisa mencapai 500 ppm, sementara bioetanol jauh lebih rendah kandungan sulfurnya bisa hanya mencapai 50 ppm.

Kondisi sulfur yang tinggi tentu akan mempengaruhi kualitas udara dan berdampak pada kesehatan manusia.

Halaman 1/3
Tags
BBM
sulfur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved