Sabtu, 25 April 2026

Sosok Aliya Putri Afianti Punggawa Tim Sepakbola Babel dan Timnas Putri Indonesia

Aliya Putri Afianti juga menjadi punggawa tim sepkabola putri Bangka Belitung yang akan bertanding di PON 2024.

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Istimewa
Sosok Aliya Putri Afianti Punggawa Tim Sepakbola Babel dan Timnas Putri Indonesia 

BANGKAPOS.COM--Nama Aliya Putri Afianti mungkin tidak begitu dikenal. Namun Pesepakbola asal Bangka Belitung ini merupakan satu diantara dari pungawa Skuad Timnas Putri Indonesia senior di ajang FIFA A Match Women 2024 yang akan berlangsung di Hongkong.

Aliya Putri Afianti juga menjadi punggawa tim sepkabola putri Bangka Belitung yang akan bertanding di PON 2024.

Gadis berusia 16 tahun ini sebelumnya telah menunjukkan prestasi gemilang di tingkat junior dan kini mendapatkan kesempatan untuk berlaga di pentas internasional.

Allya, yang lahir di Blitar pada 8 Januari 2008, sebelumnya telah dipanggil untuk memperkuat Timnas Sepakbola Putri U-17 di ajang AFC U-17 Women's Asian Cup 2024 di Bali.

Penampilannya yang mengesankan membuatnya kembali dipanggil untuk bergabung dengan Timnas Garuda di ajang FIFA A Match Women di Hongkong.

"Dipanggil ke Timnas alhamdulillah, saya sangat senang dan bangga. Dari hanya bermain bola, bisa sampai ke timnas rasanya tidak nyangka. Ini adalah panggilan ketiga saya ke timnas, dan saya benar-benar merasa senang dan terharu," ujar Allya Putri Afianti pada Sabtu (17/8/2024).

Allya mengaku sempat merasa gugup saat menerima panggilan untuk bergabung dengan Timnas Putri Indonesia senior, terutama karena usianya yang masih muda dibandingkan dengan pemain nasional lainnya.

 "Kalau di U-17 kita bisa lebih enjoy karena seumuran, tapi saat senior di Hongkong, saya merasa gugup terutama karena ini adalah debut pertama saya di level senior. Meskipun mereka sangat mengayomi, saya tetap merasa gugup," ungkapnya.

Di Timnas Putri Indonesia senior, Allya berposisi sebagai gelandang serang.

Ia menyadari bahwa perjalanan menuju posisi ini memerlukan perjuangan ekstra, yang tidak terlepas dari dukungan orangtuanya. 

Allya telah bermain sepak bola sejak duduk di bangku kelas 5 SD dan sempat menghadapi kekhawatiran dari orangtuanya yang awalnya tidak setuju dengan minatnya bermain bola.

"Sejak kecil saya sudah suka bermain bola, bahkan saat TK. Awalnya orang tua tidak setuju karena mereka berpikir cewek tidak seharusnya bermain bola, terutama dengan teman-teman laki-laki. Namun, akhirnya mereka mendukung setelah saya bergabung dengan Sekolah Sepak Bola (SSB) di kelas 5 SD," jelas Allya.

Saat ini, Allya juga bergabung dengan tim sepak bola putri Provinsi Bangka Belitung untuk PON 2024.

Pesepakbola muda Allya Putri Afianti yang berhasil dipanggil untuk bergabung ke Timnas sepakbola senior putri
Pesepakbola muda Allya Putri Afianti yang berhasil dipanggil untuk bergabung ke Timnas sepakbola senior putri (Istimewa)

Ia terus berlatih keras untuk meningkatkan fisik dan teknik bermain bola.

Allya berharap bisa mengikuti jejak idolanya, Zahra Musdalifah, yang kini bermain di Liga Jepang bersama klub Cereza Osaka.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved