Senin, 27 April 2026

Benarkah 1 September Pertalite akan Dihapus, Ini Penjelasan Lengkap Pertamina

Beredar narasi bahwa Pertalite tidak akan lagi dijual di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mulai 1 September 2024, ini kata Pertamina

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Tribunnews
Benarkah 1 September Pertalite akan Dihapus, Ini Penjelasan Lengkap Pertamina 

Heppy mengimbau masyarakat pengguna Pertalite yang belum mendaftar untuk segera melakukannya.

Dokumen yang diperlukan untuk pendaftaran meliputi foto KTP, foto diri, foto STNK, foto kendaraan, dan dokumen KIR bagi kendaraan yang memerlukannya.

  • Foto Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Foto diri Foto Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tampak depan dan belakang
  • Foto kendaraan tampak keseluruhan
  • Foto kendaraan tampak depan nomor polisi Foto KIR (uji kendaraan bermotor) bagi kendaraan pengguna KIR.

 "Bagi masyarakat pengguna Pertalite yang belum melakukan pendaftaran, diharapkan segera melakukannya untuk memastikan akses subsidi BBM yang tepat sasaran," imbau Heppy.

Informasi lebih lanjut mengenai program subsidi tepat Pertalite dapat diakses melalui situs https://subsiditepat.mypertamina.id atau dengan menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.

BBM RON 90 Pertalite

Sebelumnya mengutip Tribunnews.com, PT Pertamina (Persero) memiliki keingingan tak lagi menjual BBM RON 90 Pertalite.

Hal ini seperti yang diungkap Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso.

Ia mengatakan, Pertamina pastinya harus terus berinovasi dan produk yang dijual ke masyarakat sejalan dengan peraturan pemerintah.

Pertamina memberikan janji untuk menghadirkan BBM RON 92 dengan harga yang sama seperti Pertalite.

"Kami sudah membuat kajian dan sudah bicarakan ke pemerintah (Kementerian ESDM)," buka Fadjar, Selasa (26/3/2024) malam.

"Nantinya Pertalite diganti dengan RON 92 dengan harga yang sama Rp10.000 per liter," sahutnya.

Kalau hal ini terlaksana, otomatis biaya yang digelontorkan Pertamina akan membengkak untuk membuat produk di atas RON 90.

Ditambah harga yang dijual ke pasar sama dengan harga Pertalite saat ini Rp10.000 per liter namun dalam oktan RON 92.

"Kami semangatnya kualitas dari BBM itu. Apalagi terkait lingkungan, karena isunya kan sekarang udara yang bersih. Jadi kami belum melihat itu (beban biaya)," ungkap Fadjar.

Tetapi Fadjar belum bisa  memastikan kapan keinginan Pertamina tersebut bisa terwujud.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved