Sosok Muhammad Syaeful Mujab Calon Wakil Bupati Tegal, Anak TKW Penerima Beasiswa LPDP
Ibunda Muhammad Syaeful Mujab sudah bekerja sebagai TKW di Malaysia saat anaknya itu masih duduk di bangku SMP.
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM -- Nama Muhammad Syaeful Mujab ramai diperbincangkan sejak awal September 2024.
Muhammad Syaeful Mujab merupakan anak seorang TKW yang kini maju jadi Calon Wakil Bupati (Cawabup) Tegal.
Ibu Mujab pernah menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di Malaysia sekitar 10 tahun.
Dilansir dari Kompas.com, ibunda Muhammad Syaeful Mujab sudah bekerja sebagai TKW di Malaysia saat anaknya itu masih duduk di bangku SMP.
Ibunda Muhammad Syaeful Mujab rela bekerja di Negeri Jiran demi anaknya bisa tetap mengenyam pendidikan tinggi.
"Buat sekolahkan aku saja, ibu mesti kerja sampai ke Malaysia. Iya, ibu aku pernah jadi tenaga kerja wanita (TKW)," kata Mujab.
Pekerjaan ibunya sebagai TKW tidak membuat Mujab malu atas kondisinya.
Justru, Muhammad Syaeful Mujab enggan mengharap belas kasihan dari orang lain dan ingin berjuang sendiri.
Kini Syaeful Mujab diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tegal 2024 bersama dengan Bima Eka Sakti.
Bima Eka dan Syaeful Mujab telah mendaftar sebagai calon kepala daerah di Pilkada Tegal 2024, pada Kamis 29 Agustus 2024 pukul 21.33 WIB.
Sosok Syaeful Mujab
Sosok Syaeful Mujab dikenal berprestasi, meski sederhana, Syaeful ternyata cukup terkenal di media sosial.
Pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah ini berhasil lolos beasiswa LPDP S2 ke London School of Economics and Political Science, Inggris.
Mujab juga merupakan lulusan Sarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) dengan IP 3,59 dari 4,0.
Mujab dikenal aktif mengikuti berbagai kegiatan kemahasiswaan.
Ia sempat menjadi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).
| Pengakuan Sedih Suami Tyas di Depan LPDP, Siap Kembalikan Rp2 Miliar Usai Keluarganya Jadi Sorotan |
|
|---|
| Dirjen AHU Sebut Tyas Langgar Hak Perlindungan Anak ke Orangtua: Dialihkan Seolah-olah WNA |
|
|---|
| Klarifikasi Dwi Sasetyaningtyas soal Polemik LPDP: Menkeu Purbaya Tegas Minta Uang Kembali |
|
|---|
| Klarifikasi Dwi Sasetyaningtyas jadi Bumerang, Sebut Bayar Pajak: Negara Ga Ngasih Saya |
|
|---|
| Rekam Jejak Sarmuji, Sebut Penerima LPDP Kebanyakan dari Kelas Atas: Tolong Direformasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240911-Sosok-Muhammad-Syaeful-Mujab-Calon-Wakil-Bupati-Tegal.jpg)