Tribunners

Perihal Nikmat Iman dan Islam

Kekuatan iman niscaya akan membawa seorang hamba pada derajat “yaqin” hingga mencapai derajat “haqqul yaqin” yang tak mungkin tergoyahkan

Editor: suhendri
ISTIMEWA
Ahmad Rafiuddin - Penulis Buku “Marwah Pesantren”, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Falah, Pasirmalang, Rangkasbitung, Banten 

Jika keimanan tidak disyukuri, maka keislaman pun jauh dari rasa syukur. Dengan demikian, anugerah hidup akan sulit dinikmati. Sebab, amal saleh itu identik dengan kerja atau usaha manusia di muka bumi ini, yang telah dilandasi oleh keimanan yang kokoh.

Untuk itu, dalam cover belakang buku saya “Marwah Pesantren”, saya mengutip dua kata mutiara dari Hadratussyekh K.H. Hasyim Asy’ari (Tebuireng) sekaligus dari K.H. Rifai Arief (Banten), bahwa umur manusia tidak bermakna jika tanpa dibekali ilmu. Karena, ilmu dan iman yang kokoh pasti menelurkan amal-amal saleh. Sebaliknya, amal-amal yang baik pasti diproduksi oleh iman dan ilmu yang kuat. Wassalam. (*)

Sumber: bangkapos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved