Rabu, 6 Mei 2026

Andika Perkasa Tanggapi Soal Dicueki Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo: Beliau Ga Lihat

Andika berasumsi, Kapolda Jaten Irjen Pol Ribut Hari Wibowo tak melihat dirinya ketika berpapasan dengannya.

Tayang:
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Dedy Qurniawan
Kolase Bangkapos.com / Tribun
Andika Perkasa Tanggapi Soal Dicueki Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo: Beliau Ga Lihat 

BANGKAPOS.COM -- Video saat Andika Perkasa hendak menyalami Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, Andika Perkasa yang hendak mengajak bersalaman bak dicueki oleh Irjen Ribut Hari Wibowo.

Tak hanya Irjen Ribut Hari Wibowo, namun Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana juga nampak mengelak saat hendak disalami oleh Andika Perkasa.

Video tersebut menjadi sorotan lantaran Andika yang merupakan mantan Panglima TNI diperlakukan tak sopan oleh Irjen Ribut Hari Wibowo dan Pj Gubernur Nana Sudjana.

Menanggapi hal tersebut, mantan Panglima TNI sekaligus calon Gubernur Jateng Andika Perkasa buka suara soal videonya viral di media sosial.

Andika berasumsi, Kapolda Jaten Irjen Pol Ribut Hari Wibowo tak melihat dirinya ketika berpapasan dengannya.

"Bagi saya mungkin enggak lihat. Bagi saya ya, kelihatannya beliau enggak liat saja," kata Andika dikutip dari Tribunnews.com.

Baca juga: Profil Irjen Ribut Hari Wibowo Kapolda Jateng dan Klarifikasi Polda Soal Andika Perkasa Dicuekin

Pernyataan itu disampaikan Andika di Kota Tegal, Jawa Tengah pada Kamis (26/9/2024) .

Andika mengaku hubungan pribadinya dengan Kapolda dan Pj Gubernur Jateng cukup baik.

Bahkan ia mengaku sempat ngobrol akrab di ruang transit saat acara deklarasi Kampanye Damai digelar.

Atas dasar itu jugalah, Andika mengaku tidak mempersoalkan video viral tersebut.

Terpisah, Cawagub Jateng yang berpasangan dengan Andika, Hendrar Prihadi, mengaku kaget dengan video yang beredar luas di media sosial tersebut.

“Saya justru kaget di medsos sedemikian gencarnya berita tentang itu,” ujar Hendi dikutip saat blusukan di Pasar Peterongan, Semarang, Rabu (25/9/2024).

Hendi mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh berita yang beredar dan menegaskan bahwa hubungan antara pihaknya dengan para pejabat tetap harmonis.

“Hubungan kita baik, baik sekali. Pak Andika sangat menghormati teman-teman, saya sendiri juga,” jelasnya.

“Saya tidak melihat ada sebuah problem, kita baik-baik saja" imbuhnya.

Lebih lanjut, Hendi juga meminta semua pihak untuk menjaga suasana yang kondusif menjelang Pilkada Jawa Tengah 2024.

Menurutnya, meskipun sedang berada dalam suasana kompetisi, persaudaraan dan kebersamaan tetap harus dijaga.

"Kita ini semuanya bersaudara kok, kita ini berkawan. Nanti setelah kompetisi selesai kita juga pasti akan saling memberi masukan bagaimana membangun Jawa Tengah ini menjadi lebih baik," pungkasnya.

Kabid Humas Polda Jateng Bantah Kapolda Irjen Ribut Cueki Andika Perkasa

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto membantah bahwa Kapolda Jateng Irjen Ribut cueki Andika Perkasa.

Isu ini mendadak mencuat setelah Andika Perkasa yang merupakan mantan Panglima TNI sekaligus Calon Gubernur Jateng dari PDI Perjuangan melakukan kunjungan di sejumlah daerah di Jawa Tengah. 

Dari penelusuran, insiden yang terekam dalam video itu terjadi pada acara Deklarasi Kampanye Damai yang diselenggarakan oleh KPUD Provinsi Jawa Tengah, Selasa (24/9/2024). 

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, memberikan klarifikasi bahwa peristiwa itu tidak ada unsur kesengajaan. 

“Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo saat itu sedang berjalan hendak meninggalkan kantor KPU Jawa Tengah dan sudah menundukkan kepala untuk berpamitan. Jadi saat itu tidak ada unsur kesengajaan untuk tidak mau bersalaman,” ujarnya dikutip dari Kompas.com, Kamis (26/9/2024). 

Lebih lanjut, Artanto menegaskan bahwa video viral tersebut berbanding terbalik dengan interaksi antara Andika dan Ribut di ruang transit KPU Jawa Tengah pada hari yang sama, yakni Selasa (24/9/2024) malam. 

"Antara Pak Andika dengan Pak Ribut di ruang transit menunjukkan sikap yang bersahabat, karena keduanya selain bersalaman dan cipika-cipiki juga ngobrol akrab membahas berbagai hal,” katanya lagi. 

Artanto menilai bahwa video yang menunjukkan Kapolda Jateng enggan bersalaman dengan Andika sengaja diunggah untuk memperkeruh suasana. 

“Ini adalah upaya yang di-framing oleh orang yang tidak senang jika pilkada berlangsung damai, aman, dan nyaman,” tambahnya.

Ia juga meyakinkan bahwa keakraban dan soliditas antara TNI dan Polri tetap terjaga dengan baik. 

Kronologi

Viralnya kasus ini bermula ketika Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo dan Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana seakan menghindar ketika hendak disalami Calon Gubernur Jawa Tengah dari PDIP, Andika Perkasa.

Momen itu terjadi usai tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah menghadiri Deklarasi Kampanye Damai di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah pada Selasa (24/9/2024).

Hadir Cagub-Cawagub Jateng Nomor urut 1, Andika Perkasa-Hendrar Prihadi dan Cagub-Cawagub Jateng Nomor urut 2, Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen.

Dalam kesempatan tersebut hadir sejumlah undangan, di antaranya tujuh komisioner KPU Jateng, Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Kepala Badan Kesbangpol Jawa Tengah Haerudin, Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, FKUB, serta Forkopimda lainnya.

Deklarasi Kampanye Damai yang dihadiri perwakilan partai politik koalisi itu berlangsung lancar hingga acara selesai.

Saat acara usai, sembari menebar senyum, Andika Perkasa terlihat mengulurkan tangan ke arah Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo yang berpapasan dengannya.

Namun, uluran tangan Andika Perkasa rupanya tak berbalas. Irjen Pol Ribut Hari Wibowo terlihat menghindari jabatan tangan Andika Perkasa.

Mantan Karobinkar SSDM Polri itu terlihat berlalu meninggalkan Andika Perkasa yang terpaku.

Hal serupa juga ditunjukkan oleh Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana.

Nana yang mengenakan batik itu hanya merapatkan kedua telapak tangannya di dada.

Meski demikian, Andika Perkasa terlihat tetap tersenyum. Dirinya tetap mengulurkan tangan kepada sejumlah tamu undangan yang berpapasan dengannya.

Satu di antaranya pria berseragam Kejaksaan yang diduga adalah Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Ponco Hartanto.

Ponco terlihat menyambut uluran tangan Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi.

Video tersebut viral usai diunggah akun twitter @JhonSitorus_18 pada Rabu (25/9/2024) menyebutkan, sikap Irjen Ribut tersebut sangat tidak mencerminkan keharmonisan TNI-Polri.

"Sikap anggota POLRI yang seperti ini sangat tidak mencerminkan keharmonisan TNI-Polri Biar bagaimanapun, Jenderal Andika Perkasa adl mantan Panglima TNI dan tetap jadi bagian dari TNI," tulis Jhon Sitorus.

(Bangkapos.com/Tribunnews.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved