Bangka Pos Hari Ini
Sandra Dewi Menangis, Mengaku Utang ke Keluarga untuk Biaya Hidup
Sandra Dewi menangis ketika mengaku meminjam uang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari
BANGKAPOS.COM -- Istri Harvey Moeis terdakwa kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah pada tahun 2015-2022, Sandra Dewi menangis ketika mengaku meminjam uang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari.
Keterangan ini Sandra Dewi sampaikan ketika dihadirkan sebagai saksi dugaan korupsi yang menjerat suaminya di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (10/10).
Dalam persidangan itu, pengacara Harvey Moeis, Junaedi menanyakan sejumlah rekening Harvey dan Sandra Dewi yang
diblokir pihak Kejaksaan Agung.
“Ada beberapa rekening yang diblokir termasuk anak ya?” tanya pengacara di ruang sidang.
Sandra Dewi membenarkan pertanyaan ini. Ia menyampaikan, sebagai brand ambassador bank CIMB Niaga, Sandra dan
anaknya mendapatkan bayaran yang disimpan dalam rekening bank tersebut.
“Jadi ketika saya jadi brand ambassador di CIMB Niaga saya diberIkan rekening anak-anak saya,” jawab Sandra Dewi.
Menurutnya, penghasilan dari bekerja sebagai brand ambassador itu 100 persen digunakan untuk dirinya dan anaknya.
Di luar menjadi brand ambassador, Sandra Dewi menyebut anaknya juga kerap menjadi bintang iklan sejumlah produk,
seperti obat penurun panas, lotion, shampo, sepatu, baju, dan lainnya.
Pendapatan dari iklan-iklan ini disimpan di rekening Bank Mega, digabungkan dengan pendapatannya sendiri selaku
aktris atau model.
“Dan itu semua diblokir?” tanya pengacara.
“Betul,” jawab Sandra Dewi.
Pengacara kemudian bertanya bagaimana kondisi finansialnya setelah rekeningnya diblokir sementara suaminya sedang mendekam di penjara.
“Saya pinjam, ke orangtua, ke adik-adik saya juga,” jawab Sandra Dewi sembari menahan tangis.
“Jadi saya pinjam,” ujar Sandra Dewi lagi.
Disita Kejaksaan
| DPKP Bateng Klarifikasi, Punya Izin Kementan PT PSM Tak Wajib Miliki Kebun Sawit Inti 20 Persen |
|
|---|
| Terungkap Hasil CT Scan , Kondisi Korban Perundungan di Pesantren Bangka Ditemukan Luka pada Limpa |
|
|---|
| DLH Babel Belum Turun ke Lapangan Dugaan Pencemaran Sungai Kayu Ara, Baru Mau Cek SLO Perusahaan |
|
|---|
| Santri Korban Perundungan di Pesantren Bangka Trauma, Minta Pindah Sekolah, Keluarga Tuntut Keadilan |
|
|---|
| Pulau Sunyi di Belitung Jadi Jalur Narkoba, 46 Kg Sabu Ditemukan Sebulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20241011-Bangka-Pos-Hari-Ini.jpg)