Rabu, 22 April 2026

Berita Bangka Tengah

Pansus DPRD Babel Turun ke Desa Batu Beriga, Warga Minta Jangan Ada Tambang Timah Laut

Didampingi Kades Batu Beriga Gani, warga berharap kepada DPRD Babel untuk menjaga laut mereka dari tambang timah.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Hendra
(Ist)
Ibu-ibu di Desa Batu Beriga menolak tambang timah di laut desa mereka. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Hamparan laut biru dan bersih menyambut kedatangan anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRD Babel, terkait rencana tambang laut di Desa Batu Beriga, Kabupaten Bangka Tengah. 

Tak hanya itu, ratusan warga beramai-ramai menyampaikan keinginan di Kantor Desa Batu Beriga, menolak tambang laut oleh mitra PT Timah Tbk pada Kamis (17/10/2024) kemarin. 

Didampingi Kades Batu Beriga Gani, warga berharap kepada DPRD Babel untuk menjaga laut mereka dari tambang timah.

Hal itu diungkap anggota DPRD Babel Rina Tarol, yang menyatakan penolakan tambang di laut oleh hampir seluruh warga Desa Batu Beriga.

"Ketika kami datang, menemui warga secara langsung, arus penolakannya merata. Kami ke dermaga di sana, mulai dari anak kecil, ibu-ibu datang ramai-ramai. Mereka tidak setuju ada tambang laut di Desa Beriga," ujar Rina Tarol, Jumat (18/10/2024).

Menurut Rina, warga ingin laut Desa Batu Berig tetap terjaga sebagai tempat nelayan mencari nafkah.

Sampai saat ini, kata Rina, warga desa masih dapat menikmati ikan, udang, dan cumi dengan baik tanpa tambang timah.

"Hal seperti ini, harus kita pahami. Warga menolak tambang timah karena memikirkan jangka panjang masyarakat di sana," katanya.

Rina mengimbau jangan ada yang membuat perpecahan di antara warga Desa Batu Beriga dengan PT Timah Tbk.

Sementara, Ketua Pansus Tambang Laut Batu Beriga DPRD Babel Pahlevi Syahrun menyebutkan, untuk saat ini tidak ada aktivitas penambangan di Desa Batu Beriga.

Hal ini untuk menjaga suasana agar tetap kondusif, apalagi menjelang Pilkada Serentak 27 November 2024.

"Kami pansus sudah ke Desa Batu Beriga, mendengar keinginan warga, dan melihat langsung kondisinya. Sebagian besar warga menolak ada tambang timah di laut, hal ini harus kita pertimbangkan," kata Pahlevi.

Selanjutnya, pansus akan berkoordinasi dengan Kementerian ESDM terkait kebijakan penambangan di laut Batu Beriga.

"Terkait pencabutan IUP, ada di Kementerian ESDM. Kita ingin masyarakat kondusif dulu. Jangan sampai ada penambangan tetapi ada juga penolakan, ini yang harus kita hindari," ujarnya.

Sebelumnya, puluhan warga Desa Batu Beriga, Kabupaten Bangka Tengah mengadu ke DPRD Bangka Belitung, Senin (14/10/2024).

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved