Senin, 13 April 2026

Baangka Pos Hari Ini

Rekton IAIN SAS Babel DR Irawan, Kirim Mahasiswa KKN ke Malaysia

Tahun lalu kita ke Thailand, mahasiswa melakukan KKN dan PPL di Thailand di tahun 2023. Jadi sejak tahun 2023 kami sudah mengirimkan mahasiswi ke...

Bangka Pos
Bangka Pos Hari Ini, Rabu (23/10/2024). 

SEBAGAI Rektor Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel) Dr. Irawan, menyampaikan deretan keunggulan dan prioritas dari kampus yang dipimpinnya.

Hal itu disampaikan Irawan, saat hadir dalam program Dialog Ruang Tengah Bangka Pos edisi Selasa (22/10) dengan dipandu oleh Jurnalis Bangka Pos, Edi Yusmanto.

Dalam kesempatan sama, Dr Irawan juga mengungkapkan perguruan tinggi memainkan peran penting dalam menciptakan Generasi Emas 2024.

Berikut petikan wawancara eksklusif bersama Rektor IAIN yang menjabat dari tahun 2022 lalu tersebut:

Bapak sudah cukup lama mengabdi di IAIN, kalau kemudian membahas tema terkait keunggulan dan prioritas IAIN SAS Babel itu apa saja?
Baik, sebelumnya secara singkat saya akan menjelaskan bahwa keberadaan IAIN SAS Babel ini tidak lepas dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah, kemudian Sekolah Tinggi Agama Islam dan juga beralih ke Sekolah Tinggi Agama Negeri yang perpindahan ke status negeri nya di tahun 2024. Lalu, pada tahun 2018 beralih status menjadi Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, saat ini di IAIN SAS Babel terdapat 14 program studi S-1 dan dua program studi S-2.

Saat ini kami sedang menyiapkan pembukaan program studi baru, Magister Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Bahasa Indonesia dan beberapa lainnya. Sedangkan jumlah mahasiswa ada 4.000 lebih yang masih aktif, dan kami juga sedang melakukan program-program Tri Dharma Perguruan Tinggi.
 
Untuk mencapai akreditasi baik sekali atau unggul, kami terus berupaya melakukan kerja sama di tingkat nasional ataupun internasional, kita juga melakukan kerja sama seperti baru-baru ini kami mengirim mahasiswa kami untuk KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Malaysia.

Itu baru tahun ini saja atau mulai dari kapan?
Tahun lalu kita ke Thailand, mahasiswa melakukan KKN dan PPL di Thailand di tahun 2023. Jadi sejak tahun 2023 kami sudah mengirimkan mahasiswi ke luar negeri, dan tahun ini kami mengirimkan enam mahasiswa ke Thailand

Itu memang ada program khusus atau seperti apa?
Itu kita dari Kementerian Agama, mengharuskan kita untuk berkiprah dan melakukan penelitian, pengabdian kepada masyarakat di tingkat international. Ini tidak terlepas dari salah satu upaya meningkatkan akreditasi Unggul 

Kalau berkaca dari Kalau berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, dari mahasiswa sendiri progresnya seperti apa?
Ini yang perlu kita sampaikan dan kaji bersama pemerintah dan masyarakat ataupun media untuk melakukan sosialisasi, bahwa keberadaan IAIN ini adalah lembaga pendidikan yang mempunyai beragam program studi.

Ada beberapa data yang kami himpun, salah satu faktor penurunan mahasiswa tahun ini di IAIN adalah persoalan ekonomi.
 
Tidak begitu signifikan, rata-rata perguruan tinggi keagamaan negeri seluruh Indonesia sama-sama mengalami penurunan.

Kemudian yang dilakukan IAIN sendiri untuk meningkatkan angka mahasiswa ini apa saja?
Kami seperti tahun-tahun sebelumnya, sosialisasi ke sekolah-sekolah, melalui media sosial tentang keberadaan dan program studi yang ada di kampus IAIN. Jadi secara konvensional kami masih melakukan visiting, mengunjungi sekolahsekolah selain menggunakan media sosial.

Perlu saya sampaikan sebenarnya yang lolos masuk ke IAIN ini lebih dari 900 an, tapi karena beberapa persoalan yang melakukan daftar ulang di bawah itu.

Ini kan berarti angka yang masuk ada penurunan, apa yang akan dilakukan oleh IAIN untuk ke depan?
Ini sebenarnya seiring dengan amanat dari pemerintah pusat ataupun provinsi, bahwa angka partisipasi kasar kita menurun dan tentu IAIN mempunyai kewajiban untuk melakukan edukasi jika pendidikan itu penting. Bahwa untuk menyampaikan Generasi Emas 2025, generasi sekarang harus jadi orang yang terdidik.

Tidak ada suatu negara ataupun daerah yang maju peradabannya, jika anak mudanya tidak punya peradaban tinggi. Maka perlu mindset harus terus kita sampaikan jika pendidikan itu sangat penting. 

Kemudian apakah ada yang mungkin sudah dipersiapkan, dalam hal dipersiapkan, dalam hal ini kan orang kuliah ingin mencari kerja, nah apakah ada program untuk menyalurkan mereka?
Pertama ada link and match, jadi kesesuaian antara lulusan dan pekerjaan ada yang relevan.Tetapi kemudian ada juga yang sesuai dengan lapangan kerja terbatas, kita tidak mungkin membiarkan para lulusan tanpa skill dan pengetahuan.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved