Biodata 4 Calon Ajudan Prabowo dari TNI dan Polri, Ini Deretan Prestasinya
Biodata 4 Calon Ajudan Prabowo, dari TNI dan Polri, Ini Deretan Prestasinya. Simak selengkapnya
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
Ia berasal dari Korps Penerbang, khususnya Penerbang Tempur. Kolonel Anton bertugas sebagai Asisten Operasi Kosek IKN sebelum menjadi Pasis Dikreg LII Sesko TNI 2024.
Dalam rekam jejak karirnya, Kolonel Anton mengawali karirnya sebagai penerbang pesawat tempur F-16 di Skadron Udara 3. Lalu berlanjut mengawaki pesawat tempur Sukhoi 27/30 di Skadron Udara 11.
Sepanjang 24 tahun menjalani karirnya di TNI AU, Kolonel Anton terlibat dalam berbagai operasi matra udara dan operasi gabungan TNI. Bahkan dalam operasi pertahanan udara yang dilakukannya, Ia tercatat beberapa kali barhasil mencegat dan memaksa mendarat pesawat asing yang melanggar wilayah nasional.
Selain itu, Kolonel Anton juga pernah diberikan penghargaan “Well Done Award” oleh KSAU atas tindakan heroiknya menyelamatkan pesawat Su-30 MK2 TS-3009 yang mesinnya meledak di Udara akibat Foreign Object Damage. Aksi beraninya, membuat alutsista mahal negara bisa diselamatkan tanpa ada korban jiwa.
Kolonel Anton menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Naratoma, Surabaya. Lalu, dia melanjutkan pendidikan S2 warfare studies di Air University, Alabama USA dan pendidikan S3 manajemen strategi di Universitas Hasanuddin dengan predikat cumlaude dan menjadi lulusan terbaik fakultas Program Doktor dengan IPK 4.00.
Saat in, Anton sedang merampungkan 2 program master untuk Strategi Perang di Universitas Pertahanan dan Manajemen Sumber Daya Manusia di Universitas Kristen Indonesia.
Kolonel Anton juga tercatat pernah mengikuti Sekolah Komando dan Kesatuan (Sekkau Angkatan ke-88) dan lulus pada tahun 2012 dengan predikat Lulusan Terbaik. Tidak hanya itu, Kolonel Anton juga lulus Sekolah Staf dan Komando (USA Air Command and Staff College) pada tahun 2015. Selanjutnya, dia juga mengikuti Sekolah Staf dan Komando TNI (Dikreg LII Sesko TNI 2024).
Selain capaian pendidikan tersebut, Kolonel Anton juga mengikuti pendidikan spesialis dan kursus pelatihan G-fet di Singapura pada 2004 dan 2008. Lalu, dia menambah kemampuan diri dengan mengikuti Avmed Pilot And Fast Jet Crew Refresher Raaf Edinburgh dan 162 Flying Instructor Course, Raaf East Sale Base-Australia. Hingga menjadi tim pertama membentuk Tim Aerobatik kebanggaan Indonesia, the Jupiters Aerobatic Team.
Selanjutnya di Tahun 2011, Kolonel Anton mengikuti Sukhoi 27 Flying Course di Rusia dan SU- 27/30 Simulator Training Course di China pada 2012. Selanjutnya, Kolonel Anton juga mengikuti dua kursus yakni Advanced Weapon Aplication dan Advanced Combat Training pada 2013.
Lalu pada 2016, dia juga mengikuti Specialized English Course dan Flight Safety Officer di Amerika Serikat.
Anton juga mencatatkan sejumlah prestasi dan penghargaan Trisakti Viratama AAU tahun 1998, 1999, 2000 serta penghargaan lulusan terbaik sekolah penerbang TNI AU A-64 tahun 2002.
Kemudian, Kolonel Anton juga meraih penghargaan Best Satra Wiratama Sekkau Class 88 tahun 2010 dan penghargaan first qualified pilot diraihnya dari Angkatan Udara Rusia pada 2012. Lalu, penghargaan Liocik Sniper dari angkatan udara Rusia 2014 dan penghargaan Maleo Awards Panglima Komando Operasi Udara II TNI AU.
Ajudan Presiden dari TNI AD (Kolonel Wahyo Yuniartoto S.E., M.Tr. Han)
Kolonel Wahyo Yuniartoto merupakan lulusan Akademi Militer tahun 2001 kelahiran tahun 1979. Ia sebelumnya menjabat sebagai Dangrup 2 Kopassus.
Dalam rekam jejak karirnya, Wahyo meraih gelar sarjana ekonomi pada tahun 2014. Ia kemudian melanjutkan dan menyelesaikan pendidikan S2 strategi pertahanan darat pada 2018. Lalu, Ia tercatat mengikuti Sussarcab IF tahun 2002, Selapa pada tahun 2012, dan Seskoad pada tahun 2016.
| Inilah Daftar 6 Nama Pejabat yang Dilantik Prabowo, Jumhur Menteri LH, Jenderal Dudung Jadi KSP |
|
|---|
| Beredar Nama-nama Pejabat Tempati Pos Baru Kabinet Prabowo, Jumhur Hidayat Disebut Calon Menteri LH |
|
|---|
| Sinyal Reshuffle Menguat, Sederet Nama Santer Masuk Kabinet Prabowo, Jenderal Dudung ke Istana |
|
|---|
| Bela Diri Soal Tunjuk Adik Jadi Tim Ahli, Gubernur Kaltim Bandingkan dengan Prabowo-Hashim |
|
|---|
| Alasan Bursok Anthony Marlon Minta Prabowo Mundur, Kecewa Dugaan Korupsi Besar Tak Ditindaklanjuti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20241024-ajudan-Prabowo.jpg)