Kamis, 30 April 2026

Demo Tolak Tambang Beriga

Suasana Pemulangan Keluarga Samayani yang Diusir Warga Lantaran Pro Tambang Laut Batu Beriga

Samayani sekeluarga diusir karena berbeda pendapat dengan mayoritas masyarakat Dusun Berikat Desa Batu Beriga yang menolak rencana tambang

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Sepri Sumartono | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Bangkapos.com/Sepri Sumartono
Forkopimda Bangka Tengah mengantar keluarga Samayani kembali pulang ke Dusun Berikat Desa Batu Beriga 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Forkopimda Bangka Tengah telah berusaha memulangkan kembali satu keluarga yang diusir dari Dusun Berikat, Desa Batu Beriga ke lingkungannya, Selasa (29/10/2024).

Namun, setelah diantar ke rumahnya, Samayani sekeluarga ternyata belum merasa nyaman jika harus kembali bertempat tinggal dan bersosialisasi di Dusun Berikat, Desa Batu Beriga.

Keluarga Samayani diusir karena perbedaan pendapat terkait pro kontra wacana penambangan timah di Laut Batu Beriga oleh PT Timah.

Bahkan, Samayani sekeluarga dicap sebagai pengkhianat oleh warga setempat yang mayoritas bekerja sebagai nelayan yang memanfaatkan laut Batu Beriga sebagai tempat mencari nafkah.

Diduga peristiwa pengusiran satu keluarga oleh warga karena konflik tambang timah laut Desa Batu Beriga
Diduga peristiwa pengusiran satu keluarga oleh warga karena konflik tambang timah laut Desa Batu Beriga (Tangkapan Layar Video Viral)

Di saat pemulangan, sempat terdengar suara kritikan terhadap rombongan Forkopimda Bangka Tengah khususnya awak media yang mengantar keluarga Samayani.

"Dari mane ikak, nganter Jenderal ok sampe kayak gitu, atau nganter pengkhianat," kata seorang warga yang sedang santai duduk di pinggir jalan yang dilalui rombongan Forkopimda Bangka Tengah.

Menanggapi dinamika sosial yang cukup intens tersebut, Kades Batu Beriga Abdul Gani berharap semoga peristiwa pengusiran tidak terjadi lagi di Dusun Berikat.

Abdul Gani berjanji akan terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu menjaga persaudaraan dan kekeluargaan.

Kepala Desa Batu Beriga, Abdul Gani
Kepala Desa Batu Beriga, Abdul Gani (Bangkapos.com/Sepri Sumartono)

"Sebenarnya Desa Batu Beriga Dusun Berikat ini masyarakatnya rumpun (bersatu) sebagai satu keluarga, mungkin terbawa suasana saja dan terjadi kesalahpahaman," katanya, Rabu (30/10/2024).

Abdul Gani berharap, mudah-mudahan dengan kehadiran Forkopimda Bangka Tengah kemarin bisa membawa kondisi yang nyaman dan kondusif di Dusun Berikat, Desa Batu Beriga.

Penyebab peristiwa pengusiran tersebut dinilai Abdul Gani dikarenakan adanya kesalahpahaman yang terbawa suasana pro kontra tambang laut Desa Batu Beriga.

"Hanya kesalahpahaman, mudah-mudahan kedepan dengan adanya imbauan ini mungkin masyarakat lebih memahami pentingnya rasa nyaman, aman dan kekeluargaan," katanya.

(Bangkapos.com/Sepri Sumartono)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved