Jumat, 24 April 2026

Berita Pangkalpinang

Puluhan Rumah di Pangkalpinang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Puluhan Rumah di Pangkalpinang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung. Simak selengkapnya.

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
(Bangkapos.com/Adi Saputra).
Tim BPBD melakukan evakuasi dan perbaikan sementara rumah warga yang terkena angin puting beliung, di Kelurahan Gajah Mada dan Kelurahan Pintu Air, Kota Pangkalpinang, Minggu (03/11/2024). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Minggu (3/11/2024) sekitar pukul 12.30 WIB angin puting beliung menerjang setidaknya 20 rumah warga di Kelurahan Gajah Mada, Kota Pangkalpinang.

Peristiwa itu sontak mengejutkan warga setempat. Pasalnya, tak ada tanda-tanda akan terjadi angin puting beliung yang telah merusak puluhan rumah warga tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang, Dedi Revandi, menjelaskan bahwa tim BPBD telah diterjunkan untuk membantu evakuasi dan penanganan darurat. 

Tim BPBD bekerjasama dengan Damkar dan warga setempat untuk memasang terpal pada rumah-rumah yang atapnya rusak akibat angin kencang.

"Kami langsung turun ke lapangan bersama tim untuk membantu warga terdampak. Total ada sekitar 20 rumah yang mengalami kerusakan, dan sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap yang terbang terbawa angin," jelas Dedi kepada Bangkapos.com, Minggu (3/11/2024).

Dedi menambahkan bahwa hingga saat ini, BPBD fokus melakukan evakuasi dan upaya pemulihan sementara. Untuk langkah berikutnya, BPBD akan melakukan peninjauan terkait bantuan lebih lanjut, termasuk kemungkinan pemberian material seperti asbes atau kebutuhan lainnya untuk memperbaiki rumah-rumah yang rusak.

"Kami masih melakukan pemantauan di lapangan, dan akan melihat kebutuhan mendesak yang dapat kami berikan kepada warga. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan keselamatan mereka serta membantu perbaikan sementara," katanya.

Meski terjangan angin puting beliung cukup kuat, Dedi memastikan bahwa peristiwa ini tidak menyebabkan korban jiwa. Namun, ada satu orang warga yang mengalami luka ringan dan segera mendapat penanganan.

"Kami sementara fokus membantu memasang terpal untuk atap rumah yang rusak sambil menunggu penanganan lebih lanjut. Harapannya, setidaknya malam ini warga bisa tidur dengan aman dan terlindungi," ujar Dedi.

Pihak BPBD Kota Pangkalpinang juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang belakangan ini sering terjadi.

Sedang Sholat Zuhur

Mengenakan daster bewarna pink,  membawa satu sehelai dan tangan kiri menggenggam handphone bewarna hitam.

Raut wajah wanita itu terlihat senduh dan hanya bisa meratapi rumahnya dan melihat kondisi rumah yang hancur diterjang angin puting beliung.

Ia berdiri didepan rumahnya, silih berganti warga sekitar menghampirinya dan memberikan dukungan agar tetap sabar atas kejadian yang menimpa dirinya bersama warga lain.

Wanita yang mengaku sudah puluhan tahun tinggal di rumah tersebut, ia mengaku ketika kejadian berada dalam rumah dan sedang menunaikan ibadah Salat Dzuhur.

"Tadi ketika kejadian angin puting beliung sedang didalam rumah tepatnya ruang tengah, kebetulan lagi Salat Dzuhur dan dirakaat ketiga," ungkap Erika kepada Bangkapos.com, Minggu (03/11/2024).

Diakui Erika, setelah mengetahui adanya angin puting beliung langsung keluar rumah dan melihat kondisi atap rumah ambruk akibat di terjang angin puting beliung.

"Saya selesaikan Salat dulu baru keluar rumah, nah ketika keluar rumah liat barang-barang sudah hancur akibat tertimpa atap rumah karena diterjang angin puting beliung," ucapnya.

Dirinya juga mengatakan, ketika keluar dari rumah kondisi cuaca hujan deras dan terpaksa ia bersama warga lain kehujanan pasca terjadinya angin puting beliung.

"Sendirian tadi dirumah anak lagi kerja, melihat dan mendengar angin kencang saya langsung keluar dan terpaksa berujan karena atap rumah sudah rusak," kata Erika.

Erika pun saat ini hanya bisa bersabar dan berterima kasih, atas bantuan atap darurat yang diberikan oleh pemerintah untuk menutupi atap rumah yang rusak akibat diterjang angin puting beliung.

"Untung selamat tadi, sekarang tinggal sabar saja tapi Alhamdulillah sudah ada bantuan atap sementara dari pemerintah untuk menutupi rumah yang atapnya rusak akibat angin puting beliung," ucapnya.

Erika sendiri merupakan salah satu warga Kelurahan Gajah Mada, Kota Pangkalpinang yang rumahnya hancur dan rumah akibat diterjang angin puting beliung.

Kejadian angin puting beliung diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, dimana beberapa rumah warga di Kelurahan Gajah Mada dan Kelurahan Pintu Air rusak akibat diterjang angin puting beliung.

(Bangkapos.com/Adi Saputra/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved