Berita Pangkalpinang
Penyebab Cuaca Ekstrem & Angin Puting Beliung di Pangkalpinang, Puluhan Rumah Rusak dan Warga Trauma
Penyebab Cuaca ekstrem yang disertai hujan lebat dan angin kencang melanda Kota Pangkalpinang dalam beberapa hari terakhir,
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM--Cuaca ekstrem yang disertai hujan lebat dan angin kencang melanda Kota Pangkalpinang dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan puluhan rumah rusak dan membuat warga waspada.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Pangkalpinang, Kurniaji, menjelaskan bahwa fenomena ini disebabkan oleh adanya belokan angin serta kelembapan udara yang tinggi di lapisan atas.
Kondisi tersebut memicu terbentuknya awan konvektif yang menyebabkan hujan deras dan angin kencang, bahkan puting beliung.
“Analisis lengkap terkait penyebab puting beliung kemarin masih dalam proses. Beberapa faktor cuaca memengaruhi terjadinya cuaca ekstrem ini,” jelas Kurniaji kepada Bangka Pos, Senin (4/11/2024).
Kejadian puting beliung pada Minggu (3/11/2024) siang ini telah mengakibatkan kerusakan pada sekitar 20 rumah warga di beberapa kelurahan.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 16 rumah di Kelurahan Pintu Air, 23 rumah di Kelurahan Gajah Mada, 1 rumah di Kelurahan Kacang Pedang, dan 4 rumah di Kelurahan Keramat mengalami kerusakan.
Selain itu, angin puting beliung juga merusak Masjid Baiturrahman di Kelurahan Pintu Air dan menumbangkan pohon di kawasan Bukit Merapin, sempat menghambat arus lalu lintas.
Seorang warga, Suherman, menyampaikan bahwa saat kejadian, kondisi cuaca sangat mendung dan tiba-tiba muncul angin kencang.
"Angin puting beliung muncul dari Jembatan 12 dan bergerak menuju permukiman warga," ujarnya.
Suherman mengaku kondisi saat itu sangat mencekam, dengan angin menerbangkan atap rumahnya.
Trauma
Korban lainnya, Erika, mengaku masih trauma. Ia hanya bisa meratapi rumahnya yang bagian atapnya hancur akibat diterjang angin puting beliung.
Ibu rumah tangga yang sudah puluhan tahun tinggal di Kelurahan Gajah Mada ini mengaku saat kejadian sedang berada dalam rumah menunaikan salat Zuhur.
"Ketika kejadian saya sedang di dalam rumah, tepatnya di ruang tengah, lagi salat Zuhur dan di rakaat ketiga, tiba-tiba angin puting beliung menerjang rumah saya," kata Erika kepada Bangka Pos, Minggu (3/11/2024).
Erika menambahkan, setelah mengetahui ada angin puting beliung, dia langsung keluar rumah dan melihat atap rumahnya sudah ambruk.
| Tipu Muslihat Proyek Fiktif, Warga Bangka Barat Rugi Rp950 Juta |
|
|---|
| Lautan Manusia Memeriahkan Pelantikan Ketua DPD Partai Golkar Se-Provinsi Bangka Belitung |
|
|---|
| Warga Tanjungpandan Belitung Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Penipuan Ratusan Juta |
|
|---|
| Hidden Gem di Kace Timur Pangkalpinang, Kopi Gemati Tawarkan Ruang Tenang untuk Ngopi |
|
|---|
| Mahasiswi di Pangkalpinang Terluka Tertimpa Material Saat Berteduh dari Angin Kencang Siang Tadi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Rumah-Warga-di-Gajah-Mada-Kena-Angin-Puting-Beliung.jpg)