Tribunners
Pemanfaatan Media Augmented Reality Dalam Pengembangan Soft Skill Mahasiswa
Media AR memungkinkan pengguna melihat objek digital, seperti gambar 3D, teks, atau animasi, yang seolah-olah berinteraksi dengan lingkungan nyata.
Oleh : Muhammad Isnaini
(Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang)
Media Augmented Reality (AR) adalah teknologi yang menggabungkan dunia nyata dengan elemen virtual melalui perangkat seperti smartphone, tablet, atau kacamata khusus.
Media AR memungkinkan pengguna untuk melihat objek digital, seperti gambar 3D, teks, atau animasi, yang seolah-olah muncul dan berinteraksi dengan lingkungan nyata. Contoh penerapan AR yang populer termasuk filter wajah di media sosial, aplikasi pelatihan interaktif, dan panduan navigasi berbasis AR.
Media AR bekerja dengan teknologi sensor, kamera, dan perangkat lunak yang dapat mendeteksi lingkungan pengguna dan menempatkan elemen digital didalamnya.
Pengguna bisa melihat objek digital tersebut dari berbagai sudut, memperbesar atau memperkecil tampilan, bahkan berinteraksi dengan objek virtual tersebut.
Seiring kemajuan perangkat keras dan perangkat lunak, AR semakin mudah diakses dan diintegrasikan ke dalam aplikasi harian.
Kemajuan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan.
Salah satu teknologi yang sedang berkembang pesat adalah Augmented Reality (AR).
AR menawarkan pengalaman visual interaktif yang menggabungkan dunia nyata dan elemen digital, memberikan peluang baru untuk proses pembelajaran yang lebih imersif dan menarik.
Di kalangan mahasiswa, penguasaan soft skills seperti komunikasi, kerjasama tim, pemecahan masalah, dan kreativitas menjadi kompetensi penting yang mendukung kesuksesan dalam karir dan kehidupan profesional.
Namun, metode pembelajaran konvensional sering kali kurang mampu memberikan pengalaman praktis yang memadai bagi mahasiswa dalam mengembangkan soft skills tersebut.
Penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran berbasis teknologi, terutama AR, memiliki potensi besar dalam membantu pengembangan soft skills mahasiswa.
AR dapat menciptakan simulasi lingkungan kerja atau situasi dunia nyata yang memungkinkan mahasiswa mempraktikkan keterampilan interpersonal dan kognitif mereka secara langsung.
Melalui pengalaman belajar yang lebih aktif, mahasiswa dapat belajar berkomunikasi, berkolaborasi, serta mengambil keputusan dalam situasi yang mendekati kenyataan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20241114-Muhammad-Isnaini-Dekan-IAIN-Raden-Fatah.jpg)