Korupsi Tata Niaga Komoditas Timah
Anggota DPR Kompak Cecar Jaksa Agung soal Kasus Timah dan Tom Lembong, Ada Apa?
Anggota DPR Kompak Cecar Jaksa Agung soal Kasus Timah dan Tom Lembong, Ada Apa?.
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM - Anggota DPR Kompak Cecar Jaksa Agung soal Kasus Timah dan Tom Lembong, Ada Apa?
Anggota DPR RI dari berbagai fraksi partai politik kompak mencecar Kejaksaan Agung ST Burhanuddin terkait isu aktual, antara lain Tom Lembong dan PT Timah.
Hal tersebut terjadi saat Rapat Dengar Pendapat (RDP), Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (15/11/2024).
Kedua isu tersebut dianggap sebagai sensasional karena mengandung banyak daya tarik, dari segi politik dan keuangan.
Anggota DPR menilai kasus Tom Lembong sarat nuansa politik dan titipan, sedangkan PT Timah sensasional dengan kerugian negara Rp300 triliun tetapi hukuman penjara para pelaku rendah, ada yang tiga tahun.
Dikepung banyak pertanyaan, Jaksa Agung ST Burhanuddin tiba-tiba menyinggung soal pengepungan Brimob dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2024).
ST Burhanuddin mengungkapkan bahwa ada oknum anggota Brimob yang terlibat dalam pengepungan kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) saat pengusutan kasus korupsi timah.
“Pengepungan Kejaksaan Agung dilakukan, jujur saja, dilakukan oleh oknum Brimob,” ujar Burhanuddin menjawab pertanyaan anggota Komisi III Benny K Harman yang meminta kejelasan mengenai insiden tersebut.
Kejagung, kata Burhanuddin, sudah menangkap oknum Brimob tersebut dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada pihak Polri.
"Oknum Brimob yang tertangkap oleh kami, kami serahkan ke Mabes Polri dan kami tidak monitor lagi soal itu," tandas Burhanuddin.
Patut Dipertanyakan
Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam RDP itu dicecar tentang kasus PT Timah yang dianggap dewan cenderung sensasional tetapi lemah dalam penuntutan.
Juga jaksa agung dicecar perkara eks Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong yang dinilai sarat politis oleh Komisi III DPR RI.
Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan mengecam Kejagung yang terkesan ingin mencederai nama baik Polri.
"Kami minta Jaksa Agung jangan asal tuduh terhadap Briimob kalau tidak punya bukti apa-apa. Jangan menyampaikan informasi yang menyesatkan. Jangan membingungkan masyarakat," kata Edi saat dihubungi, Jumat (15/11/2024).
| Kejari Bangka Selatan Sita Uang Rp3,094 Miliar dan Segel SPBU dari Kasus Korupsi Tata Niaga Timah |
|
|---|
| Sosok Adhiya, Bos Buzzer Disebut Marcella di Kasus Harvey Moeis, Bayaran Hampir Rp600 Juta per Bulan |
|
|---|
| Terungkap Pengakuan Marcella di Pengadilan: Buzzer Dibayar Rp 597 Juta demi Selamatkan Harvey Moeis |
|
|---|
| Kejari Bangka Tengah Upayakan Pemda Bisa Manfaatkan Aset Sitaan Negara Milik Aon |
|
|---|
| Kasus Korupsi Timah 270 T Masih Berbuntut Panjang, Kejari Basel Periksa Pejabat PT Timah dan Mitra |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240331-ST-Burhanuddin-Jaksa-Agung.jpg)