Rabu, 27 Mei 2026

Bangka Pos Hari Ini

Warga Teriaki Nanang Monster, Rekonstruksi Janda Penjual Seblak Dibunuh dan Dicor Pacar

Nanang Suryadi (50), pelaku pembunuhan terhadap Lilis Sumarni (46), penjual seblak yang dikenal ramah dan murah senyum di lingkungan tempat tinggalnya

Tayang:
Istimewa
Bangka Pos Hari Ini, Kamis 21 November 2024 

Rekonstruksi dipimpin langsung oleh Kapolres Belitung Timur, AKBP Indra Fery Dalimunthe, didampingi Kasat Reskrim AKP Ryo Guntur Triatmoko, bersama jajaran penyidik lainnya.

“Dalam proses rekonstruksi, sebanyak 32 adegan diperagakan oleh pelaku, mulai dari perencanaan, eksekusi, hingga upaya menyembunyikan jenazah korban,” kata Kapolres, Kamis (20/11).

Kapolres mengungkapkan ada beberapa adegan tambahan yang dilakukan pelaku selama rekonstruksi berlangsung, yang sebelumnya tidak terungkap dalam pemeriksaan awal.

“Ada beberapa detail baru yang ditemukan dalam rekonstruksi ini. Hal ini akan kami jadikan bahan untuk memperkuat berkas perkara,” ujar Kapolres.

Menurut hasil rekonstruksi, pelaku terlebih dahulu memukul kepala korban, lalu membenturkan kepala korban, lalu mencekik korban hingga tewas.

“Kepala korban dibenturkan ke dinding hingga korban tak berdaya. Tidak berhenti di situ, pelaku kemudian mencekik korban sampai tewas,” beber Kapolres.

Lanjut Kapolres, setelah memastikan korban meninggal, Nanang menyiapkan adukan semen dan mengubur tubuh korban di bawah lantai rumahnya sendiri untuk menghilangkan jejak.

“Adegan-adegan tambahan ini menyoroti betapa sadisnya tindakan pelaku dalam menghabisi korban,” ungkapnya.

Perbuatan keji tersebut diduga dilatarbelakangi oleh masalah asmara di antara keduanya.

Kapolres juga menegaskan bahwa rekonstruksi ini dilakukan untuk memastikan kronologis kejadian sesuai fakta di lapangan, guna mempercepat proses hukum terhadap pelaku.

“Kami berkomitmen mengungkap kasus ini secara transparan agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal,” tegasnya.

Kasus ini telah menyita perhatian publik di Belitung Timur, mengingat metode pembunuhan yang terbilang sadis dan melibatkan hubungan pribadi antara pelaku dan korban.

Kapolres menyebutkan pihak kepolisian kini masih melengkapi berkas untuk segera diajukan ke pengadilan.

“Kamii berharap proses hukum terhadap pelaku berjalan cepat dan memberikan keadilan bagi keluarga korban,” pungkasnya.

Sementara masyarakat terus memantau perkembangan kasus ini. Mereka berharap proses hukum berjalan lancar dan pelaku mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya.

Sumber: bangkapos
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved