Jumat, 24 April 2026

Berita Viral

AKP Dadang Tembaki Rumah Dinas Kapolres Solok Selatan Usai Tembak Mati AKP Ulil

Ada enam peluru ditembakkan AKP Dadang ke rumah dinas Kapolres Solok Selatan.

|
Editor: fitriadi
Tribunpadang.com
Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar yang tembak AKP Ryanto Ulil Anshar dihadirkan saat konferensi pers di Mapolda Sumbar, Sabtu (23/11/2024). Kasus polisi tembak polisi di Mapolres Solok Selatan, Sumatra Barat ini menewaskan AKP Ryanto Ulil Anshar selaku Kasat Reskrim Polres Solok Selatan. 

BANGKAPOS.COM, PADANG - Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar menembaki rumah dinas Kapolres Solok Selatan AKBP Arief Mukti setelah menembak mati Kasat Reskrim AKP AKP Ryanto Ulil Anshar pada Jumat (22/11/2024) dini hari sekitar pukul 00.43 WIB.

Ada tujuh kali tembakan pistol dilakukan AKP Dadang ke rumah dinas Kapolres pada malam kejadian.

Beruntung Kapolres yang sedang berada di rumah dinas tidak kena peluru. AKBP Arief Mukti pun selamat dalam peristiwa tersebut.

Sementara AKP Ulil saat itu sudah terkapar kena dua peluru di pelipis dan pipinya. Nyawa perwira muda asal Makassar itu tidak berhasil diselamatkan.

Setelah menembak mati AKP Ulil dan kemudian memberondong tembakan ke rumah dinas Kapolres, AKP Dadang naik mobil dinas Polri keluar areal Polres Solok Selatan.

AKP Dadang kemudian menyerahkan diri ke Polda Sumatera Barat.

Apakah AKP Dadang juga mau menghabisi Kapolres pada saat itu?

Hingga berita ini diturunkan, belum dipastikan apa motif AKP Dadang menembaki rumah dinas Kapolres.

Polda Sumatera Barat (Sumbar) memastikan Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar menembak rumah dinas kapolres.

Hal itu dikatakan Dirkrimum Polda Sumbar Kombes Pol Andry Kurniawan saat jumpa pers di Mapolda Sumbar, Sabtu (23/11/2024) siang.

Andry menjelaskan, usai menembak AKP Ryanto Ulil, ia melepaskan tembakan ke rumah dinas Kapolres Solok Selatan AKBP Arief Mukti.

"Kalau kita melihat jumlah lubang ada sembilan, dua di korban, kemudian tujuh di rumah Kapolres," kata Andry.

Beberapa kaca kamar di rumah dinas tersebut berlubang akibat peluru itu.

Adapun di rumah dinas kapolres hanya enam selongsong peluru yang ditemukan.

Andry mengatakan, di rumah dinas kapolres itu, pihaknya menemukan lima proyektil, sementara satu lainnya sudah berupa serpihan.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved