Senin, 4 Mei 2026

Harta Kekayaan Pejabat

Profil dan Harta Kekayaan Agus Joko Pramono Tertinggi Dibanding Pimpinan KPK Lainnya

Agus Joko Pramono mempunyai harta kekayaan Rp 18,6 miliar, tertinggi dibanding empat pimpinan KPK lainnya.

Tayang:
Editor: fitriadi
KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA
Agus Joko Pramono pimpinan KPK 2024-2029. Agus Joko Pramono mempunyai harta kekayaan sebesar Rp 18.607.156.521 (Rp 18,6 miliar), tertinggi dibanding empat pimpinan KPK lainnya. 

BANGKAPOS.COM - Eks Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) Agus Joko Pramono terpilih sebagai satu dari lima orang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI periode 2024-2029.

Selain Agus Joko Pramono, empat orang lainnya yang terpilih adalah Setyo Budiyanto, Johanis Tanak, Fitroh Rohcahyanto dan Ibnu Basuki Widodo.

Pemilihan pimpinan  KPK dilakukan oleh Komisi III DPR RI melalui pemungutan suara atau voting di Senayan pada Kamis (21/11/2024).

Profil Agus Joko Pramono

Agus Joko Pramono, M.Acc., AK., CA., CSFA., CPA., CfrA., QGIA., CGCAE., adalah Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) sejak tahun 2019. 

Pria kelahiran 1972 itu merupakan anggota BPK RI periode 2018-2023.

Bukan hanya itu saja, Agus Joko Pramono juga pernah menjadi dosen di almamaternya, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).

Kemudian Agus Joko Pramono dikukuhkan sebagai Profesor dalam Ilmu Akuntansi sektor Publik dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) pada November tahun lalu.

Baca juga: Profil dan Harta Kekayaan Komjen Setyo Budiyanto Ketua KPK Berpengalaman Tangani Kasus Korupsi Besar

Berhenti sebagai dosen pada 2011, Agus mulai meniti karir di BPK.

Agus Joko Pramono menempuh dunia pendidikan antara lain Doktoral Ilmu Pemerintahan – FISIP Universitas Padjadjaran.

Wakil Ketua BPK ini juga tercatat sebagai Magister Akuntansi Universitas Gadjah Mada, lulus Tahun 2009 juga D4 Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, lulus Tahun 2004,  dan D3 Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) dan lulus Tahun 1993.

Masa sekolah menengahnya dihabiskan di SMA Negeri 2 Kuningan, Jawa Barat dan lulus tahun 1990.

Sementara untuk pendidikan non formal, Agus memperoleh beragam pelatihan. 

Antara lain tahun 2010 silam, dirinya juga mengikuti Profesional Internal Auditor (Pusat Pengembangan Akuntansi STAN). 

Kemudian tahun 2011 mengikuti South Pacific Conference on Internal Audit (Institute of Internal Audit Australia).

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved