Berita Viral
Bayi Hasil Hubungan Gelap Jadi Incaran Sindikat TPPO Libatkan PNS di Kulon Progo
Sindikat TPPO di Kulon Progo menggunakan media sosial untuk melakukan transaksi, menarik pembeli bayi dari berbagai daerah.
BANGKAPOS.COM, KULON PROGO - Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah bayi sebagai korban jual beli di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta terungkap.
Empat tersangka, termasuk seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial AH (41) berasal dari Jawa Tengah ditangkap tim Kepolisian Resor (Polres) Kulon Progo.
Para pelaku menggunakan media sosial untuk melakukan transaksi, menarik pembeli dari berbagai daerah, termasuk Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi.
Di antara bayi yang diperjualbelikan para tersangka adalah bayi hasil hubungan gelap.
Kapolres Kulon Progo, AKBP Wilson Pasaribu, menjelaskan bahwa AH terlibat dalam merencanakan aksi jual beli bayi yang telah berlangsung selama setahun terakhir.
Dalam periode tersebut, belasan bayi berhasil dijual.
Transaksi dilakukan melalui media sosial, yang digunakan untuk mencari bayi yang menjadi sasaran dengan modus pengadopsian.
"Orang tua bayi merupakan korban karena tidak mengetahui prosedur adopsi yang benar," ujar Wilson, Selasa (26/11/2024).
Banyak dari bayi yang diserahkan untuk dijual adalah hasil dari hubungan gelap, dan orang tua bayi tersebut berada dalam kondisi panik serta tekanan, sehingga rela menyerahkan bayi mereka tanpa mengetahui bahwa bayi tersebut akan dijual.
Proses Penjualan
Para pelaku menggunakan media sosial untuk melakukan transaksi, menarik pembeli dari berbagai daerah, termasuk Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi.
Hasil dari penjualan bayi tersebut digunakan untuk kebutuhan pribadi para tersangka.
Para pelaku dikenakan Pasal 83 Jo 76 F UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan terancam pidana penjara maksimal 15 tahun.
Saat ini, bayi yang menjadi korban TPPO dan berhasil diselamatkan sedang menjalani perawatan di RSUD Wates.
Kapolres memastikan bahwa kondisinya sehat dan berada dalam pengawasan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) serta Dinas Kesehatan Kulon Progo.
| Kronologi Nenek 60 Tahun Tewas Dibunuh, Aksi Terekam CCTV, Satu Pelaku Wanita Mantan Menantu Korban |
|
|---|
| Mobil Pejabat Seruduk Rombongan Siswa Jajan, Satu Murid Meninggal |
|
|---|
| Daftar Nama-nama Korban Tewas dan Luka Kecelakaan Kereta di Bekasi |
|
|---|
| Ke RS Kramat Jati atau Hubungi Contact Center KAI 121 Untuk Info Korban Laka Kereta di Bekasi |
|
|---|
| Anak Erika Berubah Perilaku Sejak Dititip di Daycare Little Aresha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220929-tiktokers-jual-bayi.jpg)