Sabtu, 30 Mei 2026

Profil Tokoh

Sosok Effendi Simbolon yang Dipecat PDIP karena Dukung Ridwan Kamil, Pernah Berseteru dengan KSAD

Sosok Effendi Simbolon yang dipecat PDIP karena dukung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta. Pernah berseteru dengan KSAD Dudung Abdurrachman.

Tayang:
Penulis: Widodo | Editor: fitriadi
KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA
Sosok Effendi Simbolon yang dipecat PDIP karena dukung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta. Pernah berseteru dengan KSAD Dudung Abdurrachman. 

BANGKAPOS.COM -- Sosok Effendi Simbolon belakangan ini jadi sorotan.

Ia belum lama ini dipecat PDIP karena mendukung calon gubernur Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta 2024.

Juru bicara PDI-P Chicco Hakim telah mengonfirmasi pemecatan Effendi Simbolon dari partai banteng.

"Terkait demokrasi di internal partai, itu juga kami junjung tinggi. Artinya apa? Bahwa tidak semudah itu juga di partai kami untuk memecat siapa pun itu. Bisa dilihat dari track record, ada juga banyak kader-kader kami yang masih melakukan pelanggaran, dilakukan mediasi dan lain-lain," kata Chicco.

Chicco menegaskan, Effendi pada akhirnya dipecat dari PDI-P karena kembali melakukan pelanggaran, terlebih pelanggaran yang dilakukan sangat fatal.

"Dan gongnya adalah di Pilkada DKI Jakarta ini (karena mendukung Ridwan Kamil-Suswono) kira-kira begitu," kata Chicco dilansir dari Kompas.com.

"Betul-betul (masalah utama Efendi akhirnya dipecat karena dukung RK) salah satunya itu. Tapi kan kita juga melihat track record dia yang beberapa kali ada pembangkangan terhadap keputusan partai, kira-kira begitu," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, PDI-P resmi memecat Effendi Simbolon sebagai kader karena memberikan dukungan kepada pasangan Ridwan Kamil-Suswono di Pilkada Jakarta 2024.

Diketahui, PDI-P mengusung pasangan Pramono Anung-Rano Karno di pilkada tersebut. Adapun kabar pemecatan Effendi dibenarkan oleh Ketua DPD PDI-P Djarot Syaiful Hidayat, Sabtu (30/11/2024).

"Benar, yang bersangkutan (Effendi Simbolon) sudah dipecat dari partai," kata Djarot saat dihubungi, Sabtu.

Ia mengonfirmasi, pemecatan itu dilakukan usai Effendi dinilai melanggar kode etik.

"Yang bersangkutan melanggar kode etik, disiplin dan AD/ART partai," ucapnya.

Sebagai informasi, Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Effendi Muara Sakti Simbolon kembali menjadi sorotan publik setelah menghadiri pertemuan antara Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan calon gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil, pada Senin (18/11/2024) malam.

Pernah Berseteru dengan KSAD

Berawal saat rapat Komisi I DPR dengan Panglima TNI dan Kepala Staf, Effendi Simbolon sempat mengucap TNI sebagai gerombolan, hingga berujung mendapat kritik dari anggota TNI di berbagai daerah.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved