Kamis, 9 April 2026

Berita Viral

Kenapa Korban Tak Melawan Saat Dirudapaksa Agus Buntung? Begini Pengakuannya

Kenapa Korban Tak Melawan Saat Dirudapaksa Agus Buntung? Begini Pengakuannya. Simak Selengkapnya

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
kolase tribunnewsbogor
Agus Buntung mahasiswa yang juga seniman asal NTB bingung dijadikan tersangka rudapaksa 2 wanita sekaligus, padahal mandi dan buang air dibantu orang tua. 

BANGKAPOS.COM - Kenapa Korban Tak Melawan Saat Dirudapaksa Agus Buntung? Begini Pengakuannya.

Belakangan ini sedang viral kasus Agus seorang pria tanpa tangan diduga merupakan perempuan.

Banyak yang tak menyangka seorang pria tanpa tangan melakukan rudapaksa kepada lebih dari satu wanita.

Banyak pihak yang mempertanyakan kenapa para korban tak melawan atau berteriak saat Agus melakukan hal tersebut?

Ternyata, korban yang diduga dirudapaksa Agus Buntung mengaku ada alasan mengapa dirinya tak berontak ataupun teriak.

Hal itu diungkap pendamping korban bernama Ade Lativa yang menceritakan versi korban yakni mahasiswi yang dilecehkan oleh Agus Buntung.

Ia mengungkapkan awalnya di awal Oktober 2024, korban bertemu tak sengaja dengan Agus di kampus.

Di pertemuan itu, korban merasa tidak nyaman dengan ucapan-ucapan Agus Buntung yang mengarah ke seksualitas.

"Keterangan dari korban, korban dengan pelaku tidak saling mengenal sebelumnya. 

Jadi pertemuan pertama mereka di taman Udayana seperti yang sudah diberitakan.

Di sana korban sedang duduk santai sambil membuat konten sendirian, sampai akhirnya didatangi oleh pelaku untuk diajak berkenalan, ngobrol ringan, membicarakan tentang keseharian, keluarga dan persoalan kuliah," imbuh Ade Lativa dilansir Tribun-medan.com, Selasa (3/12/2024).

"Namun saat itu sempat terjadi beberapa percakapan-percakapan yang kurang nyaman terkait dengan seksualitas dan sebagainya yang membuat korban merasa kurang nyaman sampai akhirnya sempat menangis juga ketakutan," sambungnya.

Tak cuma itu, korban juga syok saat mendadak diancam oleh Agus Buntung.

Di momen itulah akhirnya korban terpaksa menuruti permintaan Agus termasuk untuk pergi ke homestay alias penginapan.

"Pernyataan korban yang menjadi titik perhatian kami adalah di sana terjadi manipulasi dan ancaman yang dirasakan oleh korban di mana pelaku mengancam bahwa jika korban tidak menuruti permintaan dari pelaku maka pelaku akan membeberkan masalah-masalah yang sudah mereka sharing selama obrolan itu terhadap orang tua korban," ujar Ade Lativa.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved